Welcome To My Blog
Assalamualaikum Wr. Wb.

TYPHUS ABDOMINALIS


PENYAKIT TYPHUS ABDOMINALIS

Penyakit typhus adalah penyakit yang mengancam hidup seseorang yang disebabkan oleh bakteri Salmonella Typhi. Di US sekitar 400 kasus terjadi setiap tahun, dan 75% terjadi ketika sedang traveling keluar negeri. Penyakit typhus masih muncul di negara berkembang, yang menjangkiti hampir 21.5 juta orang setiap tahun.
penyakit typhus dapat dicegah dan bisanya dapat diobati dengan antibiotik.

Bagaimana penyakit tipes menyebar?

Bakteri Salmonella Typhi tinggal hanya di tubuh manusia. Orang dengan tipes membawa bakteri pada aliran darah mereka dan jalur usus. Sejumlah orang yang diebut sebagai pembawa, walau telah sembuh aan berkelanjutan membawa terus bakteri tersebut. Baik orang yang sakit atau pembawa bakteri S. Typhi akan mengeluarkan bakteri itu melalui kotorannya. Anda dapat terjangkit typhus jika kamu makan atau minum yang telah tersentuh oleh orang yang terkena bakteri S. Typhi atau jika tempat pembuangan terkontaminasi dengan bakteri S. Typhi, juga jika masuk dalam air yang diminum atau air untuk mencuci makanan. Penyakit typhus masih umum terjadi didunia dimana kebiasaan mencuci tanggan belum umum dan air terkontaminasi dengan tempat pembuangan.
sekali saja bakteri S. Typhi termakan atau terminum, mereka akan berlipat ganda dan menyebar ke aliran darah. Tubuh akan bereaksi dengan cara demam atau tanda/gejala lainnya.

2 fase penyakit tipes klasik:

  • Fase 1 : suhu temperatur pasien meningkat mencapai 40ºC dan kondisi umum menjadi parah dengan adanya keringat berlebihan, kehilangan nafsu makanan dan sakit kepala. Gejala konstipasi dan kulit mungkin gejala yang paling jelas. Anak-anak sering muntah dan terkena diare. Fase pertama berlangsung selama seminggu dan pada akhirnya pasien menunjukkan kenaikan rasa gairah dan kesadaran diri.

Fase 2 : pada minggu ke 2 hingga minggu ke 3, gejala infeksi pencernaan terjadi dan deman menjadi tinggi serta tekanan darah menjadi lemah dan cepat. Pada minggu ke tiga hasil dari pencernaan berubah menyerupai sup kacang polong penderita diare. Kotorang juga bercampur darah. Tidak terjadi pada minggu ke 4 atau ke 5 dimana deman akan turun dan secara umum keadaan akan membaik cesara perlahan.

Gejala penyakit tipes

Masa inkubasi 10 sampai 20 hari dan tergantung pada hal lain, seberapa besa dosis bakteri yang telah diambil.

  • Sakit kepala yang berlebihan
  • Demam
  • Hilangnya nasfu makan
  • Perasaan tidak nyaman
  • ruam (tumbuh bintik-bintik) muncul pada dada bagian bawah dan bag. perut pada minggu kedua saat demam
  • Sakit pada bagian perut diikuti dengan diare
  • Berak berdarah
  • Lamban, lesu dan malas
  • Terlalu lelah
  • Lemah dan lesu
  • Mimisan atau hidung beradah
  • Kedinginan
  • Mengigau
  • Bingung
  • Gelisah
  • Mood tidak stabil
  • Kesulitan kosentrasi
  • Halusinasi.

Tanda dan test

  • Menaikkan junlah sel darah putih dalam
  • Pemeriksaan darah pada minggu pertama demam akan menunjukkan adanya bakteri S. typhi
  • Tes feses
  • Test ELISA pada urine dapat menunjukkan dengan jelas bakteri Vi antigen
  • A platelet count (decreased platelets )
  • Pemeriksaan antibody

Pencegahan

Immunisasi tidak selalu efektif dan untuk menghindari wisatawan harus minum minuman yang dimasak atau minuman melalui botol dan makan makanan yang dimasak. Penelitian secara langsung terhadap vaksin typhus dekarang sedang dilakukan dan sepertinya cukup menjanjikan.

Perawatan air yang layak, tempat pembuangan sampah, dan perlindungan terhadap supply makanan dari kontaminasi sangat penting untuk mengukur kehatan umum. Pembawa bakteri tipes baiknya tidak diizinkan sebagai pembawa makanan.

Bagaimana menghindari penyakit tipes?

2 cara mendasar yang dapat melindungi kita dari penyakit tipes:

  1. Hindari makanan dan minuman beresiko
  2. Mendapat vaksinansi untuk melawan bakteri ini

Mungkin akan mengejutkanmu, tetapi melihat apa yang kamu makan dan minum ketika kamu melakukan perjalanan sama pentingnya untuk divaksinasi. Ini karena vaksin tidak bekerja secara efektif. Menghindari makanan beresiko akan membantu juga melindungi anda dari penyakit lainnya, termasuk diare, kolera, disentri dan hepatitis A.

Mendapatkan vaksinasi

Jika anda melakukan perjalanan kessuatu negera dimana tipes menjadi penyakit umum, anda harus mendapat vaksin untuk melawan penyakit tersebut. Kujungi dokter atau klinik terdekat untuk mendiskusikan pilihan jenis vaksinasi

Ingat anda akan memerlukan vaksin secara lengkap minimal seminggu sebelum keberangkatan sehingga vaksin dapat bekerja tepat waktu. Vaksin tipes akan kehilangan efeknya dalam beberapa tahun, jika anda divaksin dimasa lalu, periksakan kedokter untuk melihat apakah waktu yang tepat untuk divaksinasi kembali. Memakai antibiotik tidak akan mencegah tapi hanya akan melindungi sesaat

Tabel berikut menyediakan informasi tentang vaksin tipes yang terdapat di amerika

Vaccine Name How given Number of doses necessary Time between doses Total time needed to set aside for vaccination Minimum age for vaccination Booster needed every…
Ty21a (Vivotif Berna, Swiss Serum and Vaccine Institute) 1 capsule
by mouth
4 2 days 2 weeks 6 years 5 years
ViCPS (Typhim Vi, Pasteur Merieux) Injection 1 N/A 2 weeks 2 years 2 years

.

Pengobatan

Diberikannya cairan kedalam pembuluh darah dan electrolytes. Antibiotik yang cocok diberikan untuk membunuh bakteri. Ada peningkatan persediaan antibiotiok diseluruh dunia, jadi pilihan antibiotik harus sangat hati-hati.

Anda mungkin akan diberikan antibiotik untuk mengatasi penyakit ini. Tiga antibiotik yang disarankan ampicillin, trimethoprim-sulfamethoxazole, dan ciprofloxacin.

Orang yang diberikan antibiotik biasanya akan merasa baikan 2 sampai 3 hari dan jarang terjadi kematian. Orang yang tidak mendapat perawatan akan demam seminggu atau malah sebulan, dan sebanyak 20 % meninggal karena komplikasi .

Komplikasi

Pendarahan pada saluran pencernaan

  • Lubang-lubang kecil pada saluran pencernaan
  • Gagal ginjal
  • Peritonitis (radang selaput perut)

Prognosis

Penyakit biasanya membaik setelah 2-4 minggu perawatan. Hasilnya diharapkan baik dengan perawatan lebih awal, tapi akan memburuk jika terdapat komplikasi. Kasus pada anak-anak tergolong jarang dan lebih banyak menyerang orang dewasa. Penyakit ini akan kambuh jika perawatan pada infeksi tidak tuntas.

DAFTAR PUSTAKA

1.         Update Date: 6/9/2005

Updated by: Camille Kotton, M.D., Infectious Diseases Division, Massachusetts General Hospital, Boston, MA. Review provided by VeriMed Healthcare Network.

2.         Date: October 24, 2005
Content source: Coordinating Center for Infectious Diseases / Division of Bacterial and Mycotic Diseases

About these ads

No Responses to “TYPHUS ABDOMINALIS”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: