Welcome To My Blog
Assalamualaikum Wr. Wb.

BRONCHOPNEUMONIA


BRONKOPNEUMONIA

Definisi

Suatu infeksi akut pada paru – paru yang secara anatomi mengenai begian lobulus paru mulai dari parenkim paru sampai perbatasan bronkus yang dapat disebabkan oleh bermacam – macam etiologi seperti bakteri, virus, jamur dan benda asing ditandai oleh trias (sesak nafas, pernafasan cuping hidung, sianosis sekitar hidung / mulut).

Klasifikasi

♣         Berdasarkan atas anatomi :

1.         Pneumonia lobaris

2.         Pneumonia lobularis (Bronkopneumonia)

3.         Pneumonia interstisialis (Bronchiolitis)

♣         Berdasarkan etiologi

1.         Bakteri

a.    Pneumococcus penyebab utama penumonia.  Pada orang dewasa disebabkan oleh penumokokus 1 – 8 (pada anak – anak tipe 14, 1, 6, 9).  Insiden meningkat pada usia lebih kecil dari 14 tahun dan menurun dengan meningkatnya umur.

b.    Streptokokus, sering merupakan komplikasi dari penyakit virus lain seperti morbili, influenza, cacar air atau komplikasi dari bakteri lain seperti pertusis, pneumonia oleh pneumokokus.

2.         Virus

Virus respiratori sinsial, virus influenza, virus adeno, virus situmegalik.

3.         Aspirasi

Makanan, kerosen (bensin dan minyak tanah) dan cairan amnion, benda asing.

4.         Pneumonia Hipostatik

Disebabkan oleh tidur terlentang terlalu lama, misalnya pada anak yang sakit dengan kesadaran menurun, penyakit lain yang harus istirahatn di tempat tidur yang lama sehingga terjadi kongesti pada paru belakang bawah.  Kuman yang tadinya komensal berkembang biak menjadi patogen dan menimbulkan radang.  Oleh karena itu pada anak yang menderita penyakit dan memerlukan istirahat panjang seperti tifoid harus diubah – ubah posisi tidurnya.

5.         Jamur

H. Capsulatum. Candida albikans, Blastomycetes dermatitis, Koksidiomikosis, Aspergilosis dan Aktinimikosis.

6.         Sindrom Loeffler

Etiologi oleh larva A. Lumbricoedes

Secara klinis biasa, berbagai etiologi ini sukar dibedakan.  Untuk pengobatan tepat, pengetahuan tentang penyebab pneumonia perlu sekali, sehingga pembagian etiologis lebih rasional daripada pembagian anatomis.

Pneumokokus merupakan penyebab utama pneumonia.  Pneumokokus dengan serotipe 1 sampai 8 menyebabkan pneumonia pada orang dewasa lebih dari 80 % sedangkan pada anak ditemukan tipe 14, 1, 6 dan 9.

Angka kejadian tertinggi ditemukan pada usia kurang dari 4 tahun dan mengurang dengan meningkatnya umur.  Pneumonia lobaris hampir selalu disebabkan oleh pneumococcus, ditemukan pada orang dewasa dan anak besar, sedangkan Bronkopneumonia lebih sering dijumpai pada anak kecil dan bayi.

Patogenesis

Pneumococcus masuk ke dalam paru melalui jalan nafas secara percikan (droplet), proses radang pneumonia dapat dibagi atas 4 stadia, yaitu :

1.         Stadium kongesti

Kapiler melebar dan kongesti serta di dalam alveolus terdapat eksudat jernih, bakteri dalam jumlah banyak, beberapa neutrofil dan makrofag.

2.         Stadium hepatisasi merah

Lobus dan lobulus yang terkena menjadi padat dan tidak mengandung udara, warna menjadi merah dan pada perabaan seperti hepar.  Dalam alveolus didapatkan fibrin, leukosit netrofil, eksudat dan banyak sekali eritrosit dan kuman.  Stadium ini berlangsung sangat pendek.

3.         Stadium hepatisasi kelabu

Lobus masih tetap padat dan warna merah menjadi pucat kelabu.  Permukaan pleura suram karena diliputi oleh fibrin.  Alveolus terisi fibrin dan leukosit, tempat terjadi fagositosis pneumokokus.  Kapiler tidak lagi kongestif.

4.         Stadium resolusi

Eksudat berkurang.  Dalam alveolus makrofag bertambah dan leukosit mengalami nekrosis dan degenerasi lemak.  Fibrin diresorbsi dan menghilang.  Secara patologi anatomis Bronkopneumonia berbeda dari pneumonia lobaris dalam hal lokalisasi sebagai bercak – bercak dengan distribusi yang tidak teratur.  Dengan pengobatan antibiotika urutan stadium khas ini tidak terlihat.

Gejala Klinis

Bronkopneumonia biasanya didahului oleh infeksi traktus respiratoris bagian atas selama beberapa hari.  Suhu dapat naik mendadak sampai 39 – 400 C dan mungkin disertai kejang karena demam yang tinggi.  Anak sangat gelisah dispnu, pernafasan cepat dan dangkal disertai pernafasan cuping hidung dan sianosis sekitar hidung dan mulut.  Kadang – kadang disertai muntah dan diare.  Batuk biasanya tidak ditemukan pada permulaan penyakit, mungkin terdapat batuk selama beberapa hari, yang mula – mula kering kemudian menjadi produktif.

Pada stadium awal sukar dibuat diagnosis dengan beberapa pemeriksaan fisis, tetapi dengan adanya nafas cepat dan dangkal, pernafasan cuping hidung dan sianosis sekitar hidung mulut, harus dipikirkan kemungkinan pneumonia.

Pada bronkopneumonia, hasil pemeriksaan fisis tergantung dari luas daerah yang terkena.  Pada perkusi toraks sering tidak ditemukan kelainan.  Pada auskultasi mungkin hanya terdengar ronkhi basah nyaring halus atau sedang.  Bila sarang bronkopneumonia menjadi satu (konfluens) mungkin pada auskultasi terdengar keredupan dan suara pernafasan pada auskultasi terdengar mengeras.  Pada stadium resolusi, ronkhi terdengar lagi.  Tanpa pengobatan biasanya penyembuhan dapat terjadi sesudah 2 – 3 minggu.

Pemeriksaan Fisik

Pada stadium awal sukar dibuat diagnosis dengan pemeriksaan fisik, tapi dengan adanya nafas cepat dan dangkal, pernafasan cuping hidung dan sianosis di sekitar mulut harus dipikirkan kemungkinan penumonia.

Pada bronkopneumonia, hasil pemeriksaan fisis tergantung dari luas daerah terkena pada perkusi ; toraks sering tidak ditemukan kelainan ; pada auskultasi ditemukan nafas vesikuler melemah, juga terdapat ronkhi basah halus / sedang dan nyaring.  Bila sarang bronkopneumonia menjadi satu (konfluens) mungkin pada perkusi terdengar redup dan suara pernafasan pada auskultasi mengeras.  Pada stadium resolusi ronkhi dapat terdengar lagi dan biasanya tanpa pengobatan, penyembuhan dapat terjadi 2 – 3 minggu.

Pemeriksaan Penunjang

1.         Pemeriksaan Darah Rutin

Leukositosis biasanya 15.000 – 40.000 / mm3 dengan pergeseran ke kiri.  LED meninggi.

2.         Pemeriksaan Rontgen Toraks

-           Komplikasi seperti empiema, atelektasis, perikarditis, pleuritis dan OMA

-           Luas daerah paru yang terkena

-           Evaluasi pengobatan

Pada bronkopneumonia bercak – bercak infiltrat ditemukan pada 1 atau beberapa lobus.

3.         Biakan Darah dan Usapan Tenggorok

Pengambilan sekret secara bronkoskopi dan fungsi paru untuk preparat langsung.  Biakan danresistensi dapat menentukan atau mencari etiologi.  Tapi cara ini tidak rutin dilakukan karena sukar dilakukan.  Pada fungsi misalnya dapat terjadi salah tusuk dan memasukkan kuman dari luar.

4.         Astrup (analisa gas darah)

Diagnosis Banding

Pneumonia pneumokokus tidak dapat dibedakan dari pneumonia yang disebabkan oleh bakteri lain atau virus, tanpa pemeriksaan mikrobiologis.  Penyakit ini dapat dibedakan dari Bronkiolitis pada klinis, di mana pada bronkopneumoni terdapat kenaikan suhu yang mendadak, sedangkan pada bronkiolitis tidak ada kenaikan suhu yang berarti atau subfebril.  Anak mulai mengalami sesak nafas, makin lama makin hebat, pernafasan cuping hidung disertai retraksi interkostal dan suprasternal, anak gelisah dan sianotik.  Pada pemeriksaan terdapat suara perkusi hipersonor, ekspirium memanjang disertai dengan mengi (“ wheezing ”).  Ronkhi nyaring halus kadang – kadang terdengar pada akhir ekspirium atau pada permulaan ekspirium.  Pada keadaan yang berat sekali, suara pernafasan hampir tidak terdengar karena kemungkinan obstruksi hampir total.  Foto rontgen toraks menunjukkan paru – paru dalam keadaan hiperaerasi dan diameter antero – posterior membesar pada foto lateral.  Pada sepertiga dari penderita ditemukan bercak – bercak konsolidasi tersebar disebabkan atelektasis atau radang.  Pada laboratorium pada bronkopneumonia, gambaran darah terdapat leukositosis sedangkan pada bronkiolitis gambaran darah tepi dalam batas normal, kimia darah menunjukkan gambaran asidosis respiratorik maupun metabolik.  Usapan nasopfaring menunjukkan flora bakteri normal.

Keadaan yang menyerupau pneumonia ialah :

-           Bronkiolitis

-           Gagal jantung

-           Apsirasi benda asing

-           Atelektasis

-           Abses paru

-           Tuberkulosis

Komplikasi

Dengan antibiotik komplikasi hampir tidak pernah dijumpai.  Komplikasi yang dapat dijumpai : Empiema, OMA, lompliasi lain ialah seperti Meningitis, Perikarditis, Osteomielitis, peritonitis lebih jarang dilihat.

Pengobatan dan Penatalaksanaan

Penatalaksanaan berupa tirah baring (bed rest).  Sebaiknya pengobatan diberikan berdasarkan etiologi dan uji resistensi, tetapi berhubung tidak selalu dapat dikerjakan dan makan waktu maka dalam praktek diberikan pengobatan polifragmasi.  Penisilin diberikan 50.000/kgbb/hari dan ditambah dengan Chloramphenikol 50 – 75 mg/kgbb/hari atau dapat diberikan antibiotika spektrum luas Ampisilin dosis 50 – 100 mg/kgbb/hari tiap 6 jam.  Pengobatan diteruskan sampai anak bebas panas selama 4 – 5 hari.  Anak yang sangat sesak nafasnya memerlukan pemberian cairan intravena dan oksigen.  Jenis cairan yang digunakan ialah campuran glukosa 5 % dan NaCl 0,9 % dalam perbandingan 3 : 1, ditambah larutan KCl 10 mEq/500 ml botol infus.  Banyaknya cairan yang diperlukan sebaiknya dihitung dengan menggunakan rumus Darrow.  Karena ternyata sebagian besar penderita jatuh ke dalam asidosis metabolik akibat kurang makan dan hipoksia, dapat diberikan koreksi dengan perhitungan kekurangan basa sebanyak – 5 Meq.  Antipiretik diberikan bila ada panas.

Prognosis

Dengan penggunaan antibiotik yang tepat dan cukup, mortalitas dapat diturunkan sampai kurang dari 1 %.  Anak dalam keadaan malnutrisi energi protein dan yang datang terlambat menunjukkan mortalitas yang lebih tinggi.

About these ads

98 Responses to “BRONCHOPNEUMONIA”

  1. selamat siang Dok,sy mau tanya anak sy umur 6 thn stiap hampir sebulan skali batuk pileknya kambuh dan berat badanya terus menurun tp tidak disertai demam,dari hasil pemeriksaan test radiologi :
    pulmo : Hilus kasar,corakan vascular dalam batas normal
    terdapat bercak – bercak infitrat pada suprahilar / hilar /
    paracardiar kiri.
    cor : besar dan bentuk normal
    kedua sinus costophrenicus tajam.
    Diafragma kanan dan kiri baik.
    KESUIMPULAN : BRONCHOPNEUMONIA.

    Mohon saran atas hasil pemeriksaan tes radiologi diatas serta brapa bln sy hrs mnjalani pengobatan untuk anak sy,terikasih sebelumnya selamat siang.

    • hasil tes HEMATOLOGI DAN HEMOSTASIS DARAH LENGKAP : Laju endap darah :29 mm.
      Jumlah Leukosit :13,4 ribu/uL
      Hitung jenis :
      Basofit :0 %
      Eosinofil :3 %
      Batang :1 %
      Segment :57 %
      Limfosit :32 %
      Monosit :7 %
      Jumlah Etrosit : 4,82 juta/uL
      Hemoglobin : 12,6 g/dL
      jumlah Hematokrit : 41,1 %
      MCV :85 fl
      MCH : 26,1 pg
      MCHC : 30,7 g/dL

      jumlah Trombosit : 395 ribu/uL

  2. dok, kalo bronchopneumonia duplex bisa d sembuhkan? kira-kira pengobatan brapa lama?
    Terimakasih dok.

  3. Assalamualaikum Wr. Wb.

    Dok Saya mau tanya, anak saya berumur 2 thn 3 bln, kmarin bru drawat selama 4 hari di RS karena BRONCHOPNEUMONIA (BP) / Radang Paru-paru dan juga Dehidrasi..tetapi setelah pulang sekitar 3 hari badannya demam lagi 37-39 C dan mengeluh perutnya sakit, apakah anak saya terkena gejala typuss jga dok?mohon jawabanya..

  4. Dok, saya mau tanya anak saya umur 2 thn 2 bln, kmaren baru drawat di RS karna mengidap Bronchopneumoni (BP)/ Radang Paru-paru dan Dehidrasi, di rawat selama 4 hari. tetapi setelah plang dri RS ternyata setelah 3 hari badannya demam 37-39 C dan perutnya juga sakit.apakah terkena penyakit Typuss juga Dok?di tunggu jawabanya..

  5. dok,saya mau nanya…anak saya berumur 2 tahun 7 bulan 12 hari..sekarang mengalami batuk2 dan disaat batuk itu datang tidak pernah berhenti dan di sertai muntah…trus hasil rongsenmengatakan….: PULMO :Hilli kabur
    Corakan paru Bertambah.
    Tampak infiltrat di suprahiler kanan
    KESAN : Bronchopneumonia.

  6. Definisi…

    [...]BRONCHOPNEUMONIA « Welcome To My Blog[...]…

  7. Doc saya mau tanya anak saya di vonis Bronkopneumonia padahal anak saya kurang dari 1 bulan tepatnya 23 hari… saya minta tips nya … apa kah ini penyakit parah atau tidak…? dan apakah dapat sembuh dalam waktu singkat.. karna saya tidak tega melihat anak saya begitu. ditambah apakah ini akan berkepanjang hingga dewasa? bagaimana penanggulangannya agar tidak terkena jenis penyakit sprti ini lagi? tlg dibalas… yaaa

    • Anak saya juga waktu usia 23 ♓αri batuk batuK lalu sesek nafas ,saya bawa ke rs , di ronsen ,hasil nya pneumonia duplex ,lalu di rawat seminggu di Rs , tapi batuk nya masih ada , skrg usia 6 bln kumat lagi batuk nyA dan sesek nafas nya, karna saya takut anak saya di rawat lagi , saya UAP di rmh ,tapi sampai minggu ke empat ini batuk nya tidak sembuh sembuh ,saya tidak tau lagi apa obatnya , karna saya takut juga kebanyakan obat masuk ke tubuh anak saya

  8. doc..anak saya skrg umurnya 13 bln…saat umur 10 bln dg BB 9 kg dia mulai sakit dengan gejala demam, batuk dan pilek,,,stlh berobat gejala berkurang tapi beberapa waktu kemudian menunjukan gejala yg sama smapai demamnya 39′c. sampai umurnya 12 bln sudh 5x saya bolak balik ke dokter…BBnya tidk pernah naik..padahal nafsu mknnya baik…sejk 3 mgg yg lalu anak saya tidak demam dan batuk lg tapi pileknya tidak berhenti..dan BBnya skrg sudah 10.2 kg…waktu dia batuk saya minta dokter untuk tes mantouk tp tdk direkomend krn anak msh demam…sekrg anak saya sudh ditest hasilnya negatif…krn msh pilek dokter minta untuk dironxen..hasilnya cor: dlm batas normal Kel. Hillus menebal dengan infiltrat di perihiler kanan dan kiri diafragma baik…yg ingin saya tanyakan apakah anak saya bisa jd suspeck tb atau ada infeksi lain krn tes mantouknya udah negatif dan anak saya tidak batuk lg …serta BB nya yang terus naik…dibandingkan teman2nya yg seumuran anak saya yg plg montok..Dan kalau emang Tb apakah satu-satunya pengobatan dengan minum obat rutin yg 6 bln itu…mohon dijwb ya dok..

    • klo dilihat dari klinis nya anak ibu yang BB terus naik, kemudian tidak ada demam, ditambah hasil test mantoux negatif, kemungkinan anak anda tidak terkena TB. perlu anda ketahui juga, untuk TB pada anak gejala nya sedikit berbeda dengan orang dewasa, TB pada anak tidak harus disertai batuk, karena TB pada anak adalah TB sistemik, berbeda dengan TB pada dewasa yang merupakan TB paru sehingga terdapat batuk. kemudian perlu anda ketahui juga klo pada anak kecil adalah umum menderita batuk pilek, menurut penelitian anak kecil itu dalam setahun dapat mengalami batuk-pilek yang umumnya disebabkan oleh virus,dan kalo penyebabnya virus yang anda perlukan hanyalah istirahat, banyak minum dan makan-makanan yang bergizi. Untuk pengobatan TB memang hanya dengan menggunakan pengobatan yang rutin minimal 6 bulan. demikian jawaban saya. terima kasih atas pertanyaannya

  9. doc..anak saya skrg umurnya 13 bln…saat umur 10 bln dg BB 9 kg dia mulai sakit dengan gejala demam, batuk dan pilek,,,stlh berobat gejala berkurang tapi beberapa waktu kemudian menunjukan gejala yg sama smapai demamnya 39’c. sampai umurnya 12 bln sudh 5x saya bolak balik ke dokter…BBnya tidk pernah naik..padahal nafsu mknnya baik…sejk 3 mgg yg lalu anak saya tidak demam dan batuk lg tapi pileknya tidak berhenti..dan BBnya skrg sudah 10.2 kg…waktu dia batuk saya minta dokter untuk tes mantouk tp tdk direkomend krn anak msh demam…sekrg anak saya sudh ditest hasilnya negatif…krn msh pilek dokter minta untuk dironxen..hasilnya cor: dlm batas normal Kel. Hillus menebal dengan infiltrat di perihiler kanan dan kiri diafragma baik…yg ingin saya tanyakan apakah anak saya bisa jd suspeck tb atau ada infeksi lain krn tes mantouknya udah negatif dan anak saya tidak batuk lg …serta BB nya yang terus naik…dibandingkan teman2nya yg seumuran anak saya yg plg montok..Dan kalau emang Tb apakah satu-satunya pengobatan dengan minum obat rutin yg 6 bln itu…mohon dijwb ya dok..

  10. Malam dokter..
    Saya mau tanya ..yg kerja dirumah saya 7 bulan lalu saya rontgen,cek dahak,dan darah rutin..krn 2 minggu sekali pasti batuk.hasilnya
    Thorax : sinus,diafragma,cor baik
    Pulmo : infiltrat perihilar,paracardial kanan
    Hilus kiri menebal
    Kesan : Bronchopneumonia DD/tb.

    Hasil pemeriksaan dahak 3x NEGATIF
    Hasil pemeriksaan darah
    HEMATOLOGI
    Lecosit 9.200 ul
    Hemoglobin 13.8 g/dl
    Laju endap darah 20 mm/jam
    Eritrosit 4.9 jt ul
    Hitung jenis Lecosit : basofil 0%
    Eosinofil 2%
    Batang 3%
    Segmen 51%
    Limfosit 44%
    Monosit 0%
    Menurut dokter tsb dia terkena infeksi dan bronkitis,,
    Puji Tuhan sudah 2 bulan tidak batuk lagi..tp sekarang batuk sudah seminggu..lalu saya ke dokter yg berbeda dan dia minta di rontgen dan cek dahak ulang..apakah perlu dok??apakah dia terkena TB??thx

    • jika terakhir kali dia rontgen 7 bln yll, maka perlu dilakukan rontgen ulangan, namun perlu atau tidak nya rontgen ulang tersebut harus berdasarkan gejala klinis yg dialami si pasien, jika hanya batuk 2 atau 3 hari saja, maka blm perlu dilakukan rontgen, namun jika batuk sudah lebih dari 2 minggu, kemudian disertai gejala2 lain seperti keringat malam, nafsu makan & BB menurun, atau ada batuk disertai darah maka perlu dilakukan pemeriksaan rontgen. jadi sekali lagi perlu atau tidak nya rontgen tergantung dari gejala klinis & pemeriksaan fisik dari dokter nya dahulu. demikian jawaban saya. terima kasih

      • pagi..saya sudah melakukan rontgen ulang kemarin 06 jan 12..dan hasilnya
        rontgen dan hasilnya : aorta tdk tampak melebar, jantung tidak tampak membesar, paru: tidak tampak infiltrat pada kedua paru, sinus2 tajam, kedua diafragma baik.. Jauh berbeda ga ya dg hasil 7 bln lalu..apakah ada yg mengkhawatirkan dg hasil sekarang??kebetulan cek dahak hasilnya belum keluar..tx

      • pagi..saya sudah melakukan rontgen ulang kemarin 06 jan 12..dan hasilnya
        rontgen dan hasilnya : aorta tdk tampak melebar, jantung tidak tampak membesar, paru: tidak tampak infiltrat pada kedua paru, sinus2 tajam, kedua diafragma baik..
        Kesan :tidak tampak kelainan pada jantung dan paru

        Jauh berbeda ga ya dg hasil 7 bln lalu..apakah ada yg mengkhawatirkan dg hasil sekarang??kebetulan cek dahak hasilnya belum keluar..tx

      • kalo dari hasil rontgen yang anda tuliskan, kelihatannya tidak ada masalah dengan paru2 dan jantung si pasien, bila dibandingkan dengan hasil rontgen 7 bln yll memang berbeda, 7 bln lalu ada masalah dgn paru2 nya, namun skrg sudah tdk ada lagi, tinggal tunggu saja hasil cek dahak nya. namun jgn lupa, tetap gejala klinis dan pemeriksaan fisik oleh dokter lah yang menentukan diagnosa si pasien, rontgen itu hanya sebagai penunjang saja. terima kasih

  11. Saya mau tanya ..yg kerja dirumah saya 7 bulan lalu saya rontgen,cek dahak,dan darah rutin..krn 2 minggu sekali pasti batuk.hasilnya
    Thorax : sinus,diafragma,cor baik
    Pulmo : infiltrat perihilar,paracardial kanan
    Hilus kiri menebal
    Kesan : Bronchopneumonia DD/tb.

    Hasil pemeriksaan dahak 3x NEGATIF
    Hasil pemeriksaan darah
    HEMATOLOGI
    Lecosit 9.200 ul
    Hemoglobin 13.8 g/dl
    Laju endap darah 20 mm/jam
    Eritrosit 4.9 jt ul
    Hitung jenis Lecosit : basofil 0%
    Eosinofil 2%
    Batang 3%
    Segmen 51%
    Limfosit 44%
    Monosit 0%
    Menurut dokter dia terkena infeksi dan bronkitis,,
    Puji Tuhan sudah 2 bulan tidak batuk lagi..tp sekarang batuk sudah seminggu..lalu saya ke dokter yg berbeda dan dia minta di rontgen dan cek dahak ulang..apakah perlu dok??apakah dia terkena TB??tx

  12. apakah bronchopneomia bisa menular?krn karyawan saya pas cek kna penyakit itu,,dia uda krj 6bln bru diperiksa skrg krn adiknya tiba” krj ditmpt sy tnp pemberitahuan kakak nya itu,,,adiknya betul pas di ceki TBC…suami sy cek kna bronchitis,,,suami sy bisa kah krn tertular karyawan sy yg kn BP itu? krn dlu baik” az sewkt gak ada kryawan it>>>tlg dijwb yakk…tq

    • pada dasarnya BP itu penyebabnya adalah infeksi pada paru2, jadi yg namanya infeksi, baik oleh bakteri atau virus tentu saja bisa menular. terima kasih atas pertanyaannya

  13. dear dokter,
    dok, saya mau tanya anak saya usia 2 tahun 10 bulan, hampir setiap 1 bulan sekali sakit batuk dan pilek, kemarin saya bawa ke DSA, di check darah lengkap dan rontgen, hasilnya :check darah leukosit 13.300, dan LED 35,
    hasil rontgen : Cor : Normal, pulmo : corakan broncovaskular meningkat, tampak bercak kesuraman paracardial kanan-kiri, Kesan Gambaran Bronco pneumonia,
    sekarang lagi minum obat puyer pagi sebelum makan warna merah, dan sore putih. tetapi saat saya cari second opinion ke DSA lain, dokter tersebut hanya bilang ini hanya alergi.
    yang ingin saya tanyakan, sebenarnya anak saya ini alergi atau infeksi ya dok? saya jadi bingung…, atau mungkin haruskah saya mencari opini ke DSA lain lagi dok..?

    di tunggu dok jawabannya Terima kasih,
    Ulfah

  14. Numpang Tanya Dokter, Saya laki2 45thn gumuk Tinggi 162 berat 78 penderita darah tinggi 90/130 setiap hari minum amlodipine 10mg dan juga penderita diabetes cukup terkendali saat ini 110 puasa / 140 2-jam setelah makan, tiap malam minum Glucopage XR 500mg, saya pernah terkecoh karena alat ukur Nesco 3 in one milik saya selalu menunjukan gula rendah <120 ternyata setelah saya beli merek Omron ternyata menunjukan 263.
    Sudah 3 bulan saya selalu batuk, 10menit setelah bangun tidur sampai malam hari, frekuensi batuknya kadang jarang2 kadang sering sampai kembali tidur, tapi tidak pernah batuk dalam kondisi tidur, sebelum terjadi batuk muianya dahak pagi berwarna coklat lalu berubah kuning sekarang kuning bercampur darah kental agak hitam jumlahnya sedikit.
    2 bulan pertama mengalami batuk, tidur malam harinya selalu berkeringat walaupun tidur di ruang AC 25~26'C suhu tubuh tidak panas,
    Sekarang sudah tidak keringatan lagi tapi masih batuk dan dahak pagi masih berdarah.
    Hasil Pemeriksaan Sputum 3 kali : hasilnya negatif / visual purulen.
    Hasil photo torax : skelelai intak simetris, tak tampak penebalan pleura, Diafragma dan kedua sinus normal, Corakan bronkoaskuler kasar curiga infiltrat di apeks paru kanan, hilus tidak menebal, Jantung ukuran tidak membesar, Trakhea di tengah.
    kesan : Sugestif brochitis dengan suspek infiltrat di apeks paru kanan.
    saran foto top lordotik.
    Sebelum hasil test dan photo keluar saya disarankan CT Scan tapi masih saya pertimbangkan karena ginjal saya bermasalah air seni agak berbusa saya takut cairan kontras CT Scan memperberat kerja ginjal saya.
    Apakah saya terkena TBC dan saran dokter saya harus bagaimana Terima kasih.

    • dari gejala klinis yang anda alami ada kemungkinan memang mengarah ke TBC, dari hasil foto rontgen juga sudah mulai mengarah kesana, keadaan ini jg ditunjang dengan kondisi anda sebagai penderita diabetes, karena salah satu kompilkasi paling sering dari DM adalah TBC, karena kadar gula darah yang tinggi merupakan medium yang sangat baik untuk berkembangnya kuman TBC. saya sarankan anda berkonsultasi dengan dokter spesialis paru untuk pemeriksaan lebih lanjut, siapa tau anda membuutuhkan pemeriksaan dahak ulangan. demikian jawaban saya. terima kasih

  15. maaf dokter saya berusia 24 th mw menanyakan apakah saya benar terkena tbc?
    -karena dari hasil kesan radiologi bacaan rontgen :bronchophenomia?tetapi setelah didiagnosa dokter saya terkena TBC, dengan melihat dr hasil rontgen saya tersebut dan tes darah yg menunjukkan LED tinggi, sedangkan pada saat tes dahak hasilnya negatif, dan saya telah menjalani pengobatan tb selama 1 bulan lbh, memang blm ada sh keluhan hanya berat badan naik turun ?

    • dokter menetapkan diagnosa TBC paru dari pemeriksaan fisik dan laboratorium, saya belum bisa menentukan apakah anda benar2 menderita TBC atau bukan, soalnya gejala klinis yang anda tulis masih kurang, seperti batuk > 2 minggu, demam > 3 minggu tanpa sebab yg jelas, nafsu mkn dan BB turun dll. dari hasil LED yang tinggi memang bisa mengarah ke TBC, namun LED yang tinggi juga bukan hanya terdapat pada TBC saja. hasil tes dahak yang negatif juga tidak menutup kemungkinan terkena TBC, bisa saja pada pemeriksaan terdapat false negatif, karena itu apabila pada diri anda ditemukan beberapa gejala2 TBC seperti yang saya tulis diatas, mungkin masih akan memerlukan pemeriksaan dahak ulangan. demikian jawaban saya, terima kasih

  16. slamat siang dok, menurut dokter anak saya mengidap bronchitis akut, hasil rontgennya seperti ini,

    cor sinius dan diafragma normal,
    skeletal yang terlihat masih baik,
    pulma :
    kili kasar dengan corakan paru bertambah
    tampak pembercakan kiri – kanan tengah atas dan kanan bawah

    dicurigai ada gambaran bronchopneumonia DD, bisa tolong dijelaskan dok, serta perawatannya seperti apa,kalau sedang kambuh anak saya sesak nafasnya dok, suhu tubuhnya tinggi dok

    sebelum dan sesudahnya saya ucapkan terimakasih.

    • saya pikir sebaiknya ibu berkonsultasi ke dokter spesialis anak, krn utk pengobatan bronchopneumoni tidak bisa ditangani seperti batuk pilek biasa, terutama sesak nafas yg dialami anak anda.
      kadang-kadang mungkin juga dibutuhkan tindakan perawatan untuk mencegah terjadinya infeksi lebih lanjut dan henti nafas. smoga penjelasan saya bermanfaat

  17. halo dok.. suami saya batuk sesak dan diselingi dengan flu, setelah di cek hasil labnya terkesan: BRONCHOPNEUMONIA DEXTRA. apakah itu berbahaya< dan menular dok? karna saya punya balita, lalu apakah penyakit itu disebabkan juga karena merokok dan debu?
    trima kasih dok.. :)

  18. dok saya punya anak umur 7 tahum keluhan nafasnya SENGL SENGAL..kemarin ronggen..hslnya skeletelnormal cor,sinuses dandiagfragma normal pulmo.corakan normal tampak infirat diparakadial kesan BRONKHORPNEUMONIA DUPLEX.dan berlnjut dengan tes darah semua normal..TRUS KONSOLTASI KE DOKTER ANAK kok gk di kasih obat..ktnya normal semua..malah di kasih rujukan TES ECHO..yg saya tanyakan hasil rongen .bronkhorneumonia duplek..kok kt dokter masil normal..??kayaknya kurang meyakinkan..tolomg infonya dok

    • perlu untuk diketahui, bahwa foto rontgen itu hanya sebagai pemriksaan penunjang, tp tetap utk menentukan diagnosis seorang dokter hrs dilihat jg keadaan klinis pasiennya. memang dokter radiologi biasanya hanya mendiagnosa berdasarkan hasil foto rontgen, dia tidak melihat klinis (kondisi pasien), jd kadang2 kondisi pasien sehat2 saja, tp di gambaran rontgen abnormal. utk kasus anak anda, jika anda ragu dengan penjelasan dokter anak anda, saya sarankan anda mencari second opinion ke dokter spesialis anak lain, untuk mendapatkan pengobatan dan penjelasan lebih lanjut. saya tekankan sekali lagi penegakkan diagnosa itu yg paling utama adalah dengan pemeriksaan klinis, foto rontgen hanya sebagai pemeriksaan tambahan (penunjang)

  19. dok saya mau bertanya:
    1. apa arti dari corakan bronchovacsular meningkat?????
    2. paru-paru kanan atas sedikit infiltrat???
    3. bronchitis chronis dengan mixed infiltrat Tb. P???
    tolong dijawab sejelas-jelasnya ya dok,,,
    terima kasih saya ucapkan…

  20. dok,,anak sy suspek bp,,,obat yg di berikan CEFAT FORTE,INTERHISTIN sirup,COMTUSI,,,,setelah minum obat selama 1 minggu,sesak nafas,demam,batuknya sdh hilang,,,pertanyaan sy apa obat di teruskan atau diberhentikan pa bila gejala nya sdh hilang,,,berapa lama obat harus di konsumsi?

  21. dok,anak sy usia 18 bln batuk krg lbh 1 bln dan hasil rontgen sinus,diapragma.pleura cor baik mediastum superior tak melebar corakan bronkhovaskuler baik hilus menebal tampak infiltrat d kedua paru diagnosa bronkhopnemonia dd spcifik..apakah bs d smbuhkan dan pngbatan brp lm.dan apakah bs terkena lg terima kasih .

  22. dok, saya mau tanya.umur saya 19 tahun.
    2 tahun belakangan ini saya sering tidur di bawah karena menunggui ayah yang sedang sakit.
    hampir tiap malam, dada saya rasanya sesak, nafas jadi cepat, kaki dan tangan juga sering mengeluarkan keringat.
    kira-kira kenapa ya dok?

  23. Saya lagi informasi tentang BP berhubung anak saya juga menurut dokter terkena BP (baru pulang dari perawatan RS 2 hari yang lalu, katanya typus)
    Terima kasih, ada beberapa info yang bermanfaat.

  24. anak saya umur 2thn 4bln. 6bln lalu anak saya terpaksa opnam karena panasnya tidak hilang. Hasil rogten: Cor CTR <50%, aorta & mediastinum superior tak melebar, parau:hilus tak menebal, corakan bronchovaskuler kasar & meningkat, tampak infiltrat di ke2 paru terutama kanan, sudut constofrenikus ka-ki lancip, jaringan lunak dinding dada baik, tak tampak lesi pd tulang.
    Kesan:BP bilateral terutama kanan.
    Cor tak tampak kelainan.
    Pertnyaan:
    Tolong jelaskan hasil rogtennya??
    Apakah BP ini sangat berbahaya??
    Setelah diopnam sdh 2 kali kambuh dgn gejala yg sama, sy kedokter diberi obat batuk pilek & antibiotik lalu sembuh. Apakah BP ini akan sering kambuh seumur hidup??
    Apakah BP dpt memicu penyakit lain sprti TBC atau asma atau penyakit paru paru lainnya??
    Apa yg perlu dihindari sehingga tidak memicu BP nya muncul kembali??
    Mohon penjelasannya..trima kasih

  25. asw
    ayah saya mengidap DM, akhir2 ini dia batuk tidak berhenti2(sepertinya mau membuang ludah terus) setelah di rontgen dokter nya menulis kesan bronchupneumonia dextra cardiomegaly.. tolong dijelaskan
    trimakasih

  26. Aslm.
    Dok, berdasarkan hasil rontgen, anak saya (satu tahun) dikesankan mengalami INFILTRAT PATU DD/ Bronchopneumonia. Artikel dokter terkait gejala dan simptom serta fase-fasenya persis dialami oleh putri kecil saya. ditambah lagi suaranya yang sangat serak. Sebelum di rontgen, pemeriksaan awal dokter yang saya kunjungi memperkirakan anak saya mengalami LARINGITIS, lalu kemudian untuk memastikannya beliau (dokter) menganjurkan kami untuk melakukan rontgen.
    Alhamdulillah, kesan dokter terhadap putri saya: Belum perlu dirawat inap, rawat jalan saja dengan pemberian beberapa obat dan antibiotik: NIPE (untuk pileknya), VINTOLIN EXPECT. (untuk batuknya), SPORETIK (antibiotiknya), dan RYVEL (saya kurang tahu untuk apa). dianjurkan setelah dua hari (jumat 11-02-2011) saya dan putri saya diminta untuk kembali kontrol.
    Kini anak saya memang tidak gelisah lagi ketika tidur, pileknya mulai berkurang, batuknya (terdengar banyak riaknya) lebih sering terdengar, nafasnya tidak terlalu berbunyi.
    Pertanyaaan Saya:
    – Langkah apa yang harus saya lakukan setelah pengobatan ini?
    -Apakah kemungkinan muncul kembali (BP) dapat terjadi?
    -Berat badan anak saya tidak signifikan mengalami peningkatan, beratnya kini hanya 7,8kg (untuk usia 1 thn), apa yang harus saya lakukan?
    – Apa itu LARINGITIS?
    – Apakah bakteri/virus yang kemungkinan menyebabkan BP pada putri saya berkorelasi dengan konsumsi SUSU FORMULA atau kebiasaan putri saya memasukkan benda-benda di sekitarnya, seperti jari tangan dan benda yang menarik baginya?

    Terima Kasih Banyak
    -mega-

  27. anak saya 13 bulan karena 3 bulan terakhir sering batuk-pilek terakhir panas ny sd 39+. saya konsul ke dr.anak dan dpt anjuran u/ thorax. Hasil ny : sinus,diag,dan cor normal, pulmo perselubungan paracardial dan perihiler hili lebar, ossa thoracis normal. Kesan : bronchopneumonia DD/ spesifik.
    Dr hasil tsb dianjurkan opname, stlh 5 hari n tdk lagi panas boleh pulang. konsul pertama dgn antibiotik “sporafik” dan obt puyer ( batuk + pilek) utk 1 mggu , kemudian kedua ini antibiotik “erythrin” msh dgn puyer utk batuk + pilek. hr ni obtnya habis n btuk pilek ny blm hilang.
    apa tolak ukur pdrta BP dpt dikatakan telah sembuh? apakah tdk boleh mengkonsumsi makanan berminyak n buah bergetah?

    • untuk BP, apabila sembuh, maka akan hilang gejala nya, seperti batuk, panas dan sesak nafas, kemudian anak pun berat badan nya akan bertambah sesuai dengan usia nya. memang pada anak diagnosa BP memiliki differential diagnosa (diagnosa banding) yaitu TB paru pada anak, jika anak ibu setelah diterapi sesuai diagnosa BP tp blm menunjukkan perbaikan, coba mintalah pada dokter anak nya untuk melakukan tes tuberkulin (tes mantoux), hal ini dilakukan untuk membantu menyingkirkan diagnosa TB paru pada anak. untuk makanan berminyak dan buah bergetah memang sebaiknya dihindari selama anak tersebut masih batuk, karena makanan2 tersebut dapat memperberat batuk nya. terima kasih

  28. sorry doc, anak sy berumur 2 th telah melakukan rontgen dengan hasil: -sinus, diapraghma Baik, -cor dalam batas normal, -kedua hilus tak menebal, -bercak-bercak pada paracardial kanan, .Kesan: bronchopneumonia dextra.. Tolong minta penjelasannya dari dokter atas hasil rontgen tsb & langkah2 apa yg harus kami lakukan selanjutnya. Terima Kasih

    • jika diihat dari hasil rontgen nya memang anak ibu didiagnosa menderita bronchopneumoni. namun untuk mendiagnosa BP itu selain dari rongten jgn ada pemeriksaan lain, seperti pemeriksaan darah dan gejala klinis nya. untuk itu, sebaiknya ibu segera berkonsultasi dengan dokter anak di tempat ibu, kerena untuk menegakkan diagnosa itu dokter perlu melakukan anamnesa, pemeriksaan klinis baru ditambahkan dengan pemeriksaan penunjang seperti rongten, cek darah dsb. terima kasih

  29. Halo dok, saya erry 31thn. Dada kanan saya sesak dan sedikit nyeri kalau nafas,rontgen diagnose suspect BP paru kiri. Ke dokter internis dikasih antibiotik ceprofloxin dan mucopect, 5 hari msh terasa,saya ke sp paru dan dikasih cesfpan 200mg dan obat racik paracetamol,mucopect,etc baru 2 hari jalan. Terkadang masih terasa sesak dan keringat dingin apakah diagnose dan obatnya sudah benar atau saya perlu dirawat inap spy lbh intens?
    Regards
    Erry

  30. Dok mau tanya penyakit ibu saya usianya 69 thn,
    sering sesak nafas,
    hasil rontgen
    thorax ap
    cor : ctr<50%
    aorta : klasifikasi
    pulmo : kedua hilus tidak melebar,
    corakan bronchovascular kedua paru
    ramai dan menebal,
    tidak tampak infiltrat
    sinus costophrenicus dan diafragma normal
    kesan : aterosklerosis aorta
    gambaran bronchitis

    terima kasih atas berita dan sarannya.

  31. Dok mhon bantuannya ayah saya berumur 65th menderita penyakit empiema pd bgian kiri sudah di rawat di rmh skit selama 2 bulan sudah di perbolehkan pulang oleh dokter tp kondisinya smpai sekarang blm membaik,mlah semakin lemah dan tidak mau makan,
    dok mhon bantuannya.

    • apakah ayah anda mengalami gejala seperti sesak nafas & batuk-batuk? jika iya, maka segeralah berobat ke RS tempat ayah anda di rawat sebelumnya untuk memeriksakan apakah empiema pada paru kiri ayah anda kambuh lagi atau tidak

  32. tambahan dok ada yang kelupaan , setelah di vonis sembuh juga saya berolahraga basket rutin seperti sebelum saya kena sakit. jadi bermain basket durasi nya 2-3 jam sore hari. dan itu juga saya lakukan setelah malam natal dan malam tahun baru juga. jadi pas MalamNatal(begadang)-natal(basket)-….-malamTahunBaru(Begadang)-tahun baru(basket).

    kurang lebih begitu kronologinya.

  33. maaf dok, saya pernah didiagnosa tbc pada bulan juni tahun 2010 pada waktu permeriksaan darah dan rontgen hasil nya :
    -ctr melebihi normal (dari sini dokter sepertinya berkesimpulan setelah baca hasil ini)
    -suspek kp kiri aktif(hasil rontgen pertama)
    -pneumonie basal paru kiri( hasil rontgen kedua bulan agustus)
    -rontgen ketiga desember 2010 tidak tampak kelainan.

    akhirnya pada 16 desember saya bebas tbc. setelah istirahat kira2 seminggu lebih kebiasaan begadang saya muncul lagi pak dokter. jadi waktu perayaan natal dan tauhn baru (BBQan kena asap segala macam).

    nah sekarang tanggal 3 januari 2011 saya merasakan agak sakit pada paru kiri kalo bernafas dalam dan di ruangan ac yang cukup lama. (skala 1-10, nilai nya 1 lah )
    kalo pada ruangan biasa gak begitu berasa. dan saya merasa pada bagian punggung belakang pas di bagian belikat kiri terasa sakit.

    pertanyaan nya apa mungkin tbc saya kambuh dan menurut bapak apa diagnosis sementara atas kasus saya ini ? langkah apa yang sebaiknya saya ambil ?

  34. Dokter, anak saya laki-laki umur 4 tahun 8 bulan, krn sering kambuh batuk, maka dianjurkan untuk rontgen dan hasilnya sbb :
    Cor : CTR < 50%
    Aorta : Normal
    Pulmo : Kedua hilus tidak melebar
    Corakan bronchovascular kedua paru normal
    Tampak infiltrat di perihiler kedua paru
    Sinus costophrenicus dan diafragma normal
    Kesan : Proses spesifik aktif.

    Mohon saran dan petunjuk dokter, terima kasih.

    • dari hasil rontgen yang ibu tuliskan saya mengambil kesimpulan kalau anak ibu menderita tbc paru, namun untuk diagnosa lebih tepat nya untuk penyakit tbc paru diperlukan pemeriksaan klinis lebih lanjut oleh dokter, seperti tes tuberkulin dll. saya sarankan ibu segera berkonsultasi dengan dokter anak terdekat di kota ibu

  35. dok, anak saya berumur 4 tahun, batuk berat selama 2 minggu hasil rontgen Pulmonum: Paracardial suram dan bercak opak. Cor : bentuk dan letak normal. CTR < 50% kesan : BP cek darah TB EIA : Negatip. oleh dokter program 6 bln Isoniazid dan ketotifen hidrogen fumarat, tapi ketika saya konsultasi lain dokter tidak perlu ketotifen, karena anak saya bukan asma. ini bagaimana dok ? yang benar mana ? apakah BP bs sembuh 100% ? atau bisa kambuh lagi? mohon dijawab.

    • dari pertanyaan yang ibu tulis, saya simpulkan anak ibu di diagnosa oleh dokter menderita tbc paru (pengobatan tbc paru minimal selama 6 bln) memang ketotifen itu diperlukan hanya pada saat anak ibu mengalami sesak nafas saja (seperti pada asma). BP bisa sembuh 100%, untuk kambuh lagi bisa juga, krn BP disebabkan oleh infeksi bakteri, jika anak ibu terkena infeksi lagi, maka dapat menderita BP lg

  36. Dok, anak saya berumur 4 tahun dec ini. bulan oktober dia opname karena kejang di diagnosa BP dan radang saluran cerna. 1 bulan setelahnya dia panas lagi dokter menyuruh saya PPD. Ternyata hasilnya positive. tapi menurut dokter lainnya itu pasti positive karena anak saya pernah di beri BCG jadi kuman dari BCG itulah yang bereaksi pada skin test itu. Pertanyaan saya apa efek sampingnya bila anak saya tidak TBC tapi di beri obat TBC. Sekarang saya belum membeli obat untuk TBC tersebut karena dokter (2’nd oppinion) lain tersebut tidak menyarankan. Apa ada Dokter spesialis paru anak di Bandung??

    • memang jika anak ibu tidak menderita TBC tp diberi obat TBC akan ada efek samping nya, seperti gangguan pendengaran dan gangguan fungsi hati nya. saya sarankan kalo ibu ragu, berkonsultasi lah dengan doker spesialis anak. saya rasa bandung adalah kota besar dan ibukota provinsi, jadi pasti ada dokter spesialis anak disana.

  37. Dok.. Anak saya umur 8 tahun didiagnosa BP.. Awalnya saya curiga TB +.. Karena nafsu makannya sangat berkurang dan ada batuk produktif.. Saat ini dirawat dngan diagnosa BP (bronchopneumonia) apakah bila tidak melalui uji resistensi dalam pemberian antibiotik dpt menyebabkan resiko anak tidak sembuh dengan baik atau bagaimana ya?? Mohon penjelasannya.. Terimakasih,Dok..

  38. Dok saya wanita umur 28tahun tgl 23/10 kmrn rontgen hasilnya
    Thorax AP
    COR :CTR<50%
    Aorta : normal
    Pulmo : kedua hilus tidak melebar
    Corakan bronchovascular kedua paru normal
    Tampak infiltrat ϑî perihiler dan paracardial kanan
    Sinus costophrenicus dan diafragma normal
    Kesan : Bronchopneumonia

    Cek ke Dr dikasih obat Ciprofloxacin 2×1
    Rifampicin 1×1
    1jenis lg ‎​Ώgªk Ʈªů namanya †я̲̅u§ sama vit B complex
    Kata Dr nya saya harus minum obat itu slm 6bulan
    Kok ŠєÞє®ƭΐ pengobatan TBC yah doc.
    Tolong dijawab segera yah
    Apa saya perlu kontrol ke Dr lain?

  39. dok, saya laki-laki umur 21 Thn. Punya keluhan batuk disertai darah. Hal ini pernah terjadi 1 thn yg lalu (diagnosa bronkitis, pengobatan: hanya antioksidan, astinforce) Hasil pemeriksaan sputum BTA dan pewarnaan gram hasilnya negatif, pemeriksaan lekosit darah juga normal. Hasil foto thoraks menunjukan:
    1. Tampak Bercak berawan paracaedial kiri.
    2. cavitas dinding tebal dengan ukuran 3,5×3 cm dengan air fluid level pada paru kiri tengah
    3.corakan broncovaskuler kedua paru kasar.
    Kesan: – Broncopneumonia dextra suspek spesifik
    – Suspek abses paru kiri.
    Apa penyakit sy parah dok?
    Pengobatan apa yang cocok? Terima kasih

    • klo anda menderita bronchopneumonia, maka perlu pengobatan dengan menggunakan antibiotik yang adekuat saja, bronchopneumonia bukan lah penyakit yang sulit disembuhkan atau parah seperti kanker, saya sarankan anda segera berobat ke dokter spesialis paru atau penyakit dalam untuk mendapatkan terapi nya

  40. dok saya ingin bertanya apakah Bronchopneumoni itu menular?
    cara pengobatannya bagaimana?dan bila sudah sembuh apakah bisa timbul kembali penyakit tersebut?
    terima kasih

  41. Ibu saya usia 69 th dro thorax dg hasil ada broncho pneumonia,dia dpt obat flumucyl tp tdk dpt antibiotik,kata dokter bila terkena “BP” hrs dberi antibiotik yg adekuat! Antibiotik jenis apa yg adekuat itu dok?

    • antibiotik yg adekuat adalah antibiotik yg dpt membunuh kuman penyebab pykt nya dan dosis nya sesuai, memang untuk mendapatkan antibiotik yg dapat membunuh kumannya kita memerlukan pemeriksaan yg lebih lama lagi, yaitu dengan menggunakan tes sensitifitas antibiotik terhadap bakteri dlm media agar darah, namun karena menggunakan waktu yang lama untuk hasilnya, maka para dokter biasa nya memberikan antibiotik secara langsung, biasa nya para dokter itu hanya membedakan antibiotik untuk bakteri gram positif atau gram negatif. namun di jaman sekarang ini sudah banyak antibiotik berspektrum luas yg dapat digunakan untuk membunuh bakteri gram positif maupun gram negatif

  42. maaf dok,putri saya umur 3th sudah kurang lebih 1TH belakangan ini sering bgt sakit batuk pilek panas disertai muntah,atas saran dokter harus di rontgen thoraks trus hasilnya;
    cor normal
    hilus tidak menebal,tampak bercak infiltrat diparu kanan atas dan bawah
    sinus dan diagfragma normal
    struktur skeletal dinding thoraks normal
    kesan; BRONKHOPNEUMONIA DEKSTRA
    saran;FOLLOW UP FOTO
    Mohon saran lebih lanjut dan apa saja makanan/minuman yg harus dipantang?trims dok

    • Pd anak memang lbh sering t’kena batuk pilek dibanding org dewasa, hal ini dikarenakan daya thn tubuhnya yg blm kuat dan jg fungsi saluran nafas nya yg blm sempurna. Kalo utk kasus ibu, saya sarankan ibu b’obat ke spesialis anak, krn dr hsl rontgen nya kemungkinan ada infeksi di paru2 anak ibu. Utk mknan, silahkan mkn apa saja yg penting b’gizi dan sehat

  43. Saya mau tanya kalau hasilnya :

    Tampak corakan bronchovaskuler paru2 kanan/kiri baik, tampak hilus kanan/kiri tidak menebal, kedua sinus dan diafragma baik tulang dan jaringan lunak baik.

    itu kesimpulannya apa ya??

  44. MAAF DOKTER NAMA SAYA IKA UMUR 28 THN.SY DIDIAGNOSA MENDERITA BRONCHOPNEUMONIA DARI HASIL RONTGEN YG MENUNJUKKAN BERCAK.PENGOBATAN YG SY TERIMA SAAT INI HANYA ANTIBOITIKA.SEBAIKNYA APALAGI YG HRS SY LAKUKAN?

  45. askum,anak saya br 2 tahun,doctor kt dia bronchopneumonia.bagaimana saya boleh mengesan anak kecil sesak nafas?dia tidak pandai bercakap.bagaimana mahu mengatasinya

  46. Dok, anak saya 5 thn 5 bulan berat 18 kg pernah menjalani terapi tb 6bln (nov 2008 sd mei 2009). Tiga minggu yang lalu dia batuk pilek demam dan mengeluh sakit di dada kanan dekat ketiak,disarankan oleh dokter untuk tes rotgen ulang.Hasil/kesan pada rotgen ulang menunjujjan bronchopneumonia, LED 22,limfosit 42% Dokter menyarankan agar anak saya dirawat inap (walaupun sdh tdk demam dan tidak ada sesak nafas) agar di bisa memberi obat untuk menghilangkan bercak putih pada paru. jika dalam 3-5 hari bercak tsb tidak hilang maka anak saya harus menjalani pengobatan tb lagi

    • kalo dari gambaran foto rontgennya dan gejala klinis nya, anak mba rosi ini kemungkinan menderita bronchopneumoni, sehingga pengobatan yang diperlukan memang tidak selama pengobatan untuk TB paru, hanya perlu diberikan antibiotik beberapa hari saja untuk menghilangkan infeksi nya. semoga jawaban saya memuaskan anda. terima kasih atas pertanyaannya

  47. Punten Dok, anak saya pernah menjalani terapi tb dari 15/11 2008 sd 15/5 2009, sekitar 3 minggu yg lalu batuk pilek disertai demam dan keluhan sakit di dada dekat ketiak, kemudian disarankan dokter untuk rotgen ulang. Hasil rontgen ulang menunjukkan kesan bronchopneumonia. Oleh Dokter dianjurkan dirawat 3-5 hari dengan diberi suntikan untuk menghilangkan bercak, apabila setelah 5 hari dirotgen bercak telah hilang,maka beliau memastikan itu bukan tb.apakah memang demikian, karena saat ini walaupun dirawat, anak saya sudah tidak demam, masih batuk

    • Memang benar, kalo anak ibu m’derita bronchopneumoni, maka stlh dirawat dan diberikan p’obatan yg adekuat maka bercak nya akan hilang. Beda dgn p’obatan tbc paru yg butuh waktu lama utk p’obatannya

  48. nama saya rika, usia 27 tahun, udah hampir 2 tahun ini saya sering batuk yang disertai sesak, saya udah rontgen 3 kali dan tes darah 2 kali dan semua tes tersebut menyatakan kalo saya kena bronchopneumonia dextra, tes dahak juga ketiganya negatif, dari penjelasan dokter sepertinya penyakit ini nggaklah serius, tapi kok nggak sembuh2. pengobatan terakhir saya dikasih antibiotik ,obat batuk, obat sesak dan vitamin, ketika makan obat itu emang agak enakan…cuma tenggorokan ngerasa agak bengkak dikit, tp setelah obat habis semua keluhan itu dateng lg…apa salah diagnosa? tp apa iya salah sampai ketiga2nya hasilnya sama…atau pengobatannya kurang tepat? sebenernya berapa lama sih paling lama pengobatannya? mohon penjelasannya dan terima kasih

    • Kalo sampai 3x pemeriksaan hsl nya sama, kemungkinan bsr tdk tjd salah diagnosa. Ada bbrp kemungkinan pykt anda tdk sembuh2, pertama krn p’obatan yg tdk adekuat, kedua anda t’tular lg dgn pykt yg sama dr org lain. Utk p’obatan nya sendiri tdk b’langsung lama, hanya skitar 7-14 hr

  49. Maaf dokter, putri saya berumur 5 tahun. karena setiap 3 bulan sekali sering batuk dan demam, maka saya bawa ke lab. radiologi, dengan kesimpulan sbb :
    Cor CTR<50 %, apeks tertanam pinggang, jantung cekung, trachea ditengah.
    Aorta dan mediastinum superior tak melebar.
    Paru : Hilus tak menebal, corakan bronchovaskuler kasar, tampak infiltrate supradan perihiler kanan.
    Sudut costofrenikus kanan kiri lancip.
    Diafragma licin.

    KESAN :
    PROSES SPESIFIK DEKSTRA
    DD/BRONCHOPNEUMONIA DEKSTRA

    Mohon saran atas hasil pemeriksaan radiologi tersebut di atas.
    Terima kasih

    • kalo dr gambaran rontgennya, kemungkinan anak bapak terkena infeksi tuberkulosis (TBC), namun masih tergantung dari gejala klinis dan pemeriksaan lain. diagnosa TBC tidak hanya di tegakkan dengan foto rontgen saja. untuk penjelasan lebih lanjut bapak dapat bertanya kepada dokter spesialis anak dengan membawa hasil rontgennya. semoga jawaban saya memuaskan bapak.

  50. 1. Apakah TBC merupakan gejala dari “BRONCHOPNEUMONIA”?
    2. Putri saya telah menjalani beberapa pemeriksaan dan dinyatakan terdapat FLEK di sisi paru-paru kanan. Kami dianjurkan menjalani pengobatan terapi selama 6 bulan. Saat ini sdh berjalan 8 hari, saat ini setelah menjalani proses jalan minum obat sebagai berikut;
    1 tablet isonizida @ 100mg, 2 capsul rifampisina @ 75mg & 2 tablet pirazinamida 200mg.
    Mengapa setelah mengkonsumsi obat-obat tersebut putri kami mengalami sbb; air seni menjadi merah, feses pun menjadi merah & saat ini gejala flu (hidung tersumbat seperti pilek)

    Apakah ini efek-efek dari obatan tersebut?

    • pertama-tama saya ucapkan terima kasih atas comment dari ibu
      1. TBC dan Bronchopneumoni (BP) adalah 2 penyakit yg berbeda, TBC disebabkan oleh kuman Mycobacterium Tuberculosis, sedangkan BP disebabkan oleh bakteri, virus dll yg sdh saya tulis diatas.
      2. salah satu obat yg anak ibu minum yaitu rifampisin memang mempunyai efek samping membuat air seni menjadi merah, jadi hal tersebut merupakan gejala yg normal
      3. bila anak ibu mempunyai keluhan selama menjalani pengobatan TBC, harap segera menemui dokter yg memberikan terapi untuk mendapat penjelasan yg lbh baik

      semoga anak ibu cepat sembuh

      demikian jawaban dari saya, semoga bermanfaat


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: