Welcome To My Blog
Assalamualaikum Wr. Wb.

PENYEMBUHAN FRAKTUR


FRAKTUR HEALING

Penyembuhan fraktur merupakan suatu proses biologis yang menajubkan. Tidak seperti jaringan lainnya, tulang yang mengalami fraktur dapat sembuh tanpa jaringan parut. Pengertian tentang reaksi tulang yang hidup dan periosteum pada penyembuhan fraktur merupakan dasar untuk mengobati fragmen fraktur. Proses penyembuhan pada fraktur mulai terjadi segera setelah tulang mengalami kerusakan apabila lingkungan untuk penyembuhan memadai sampai tejadi konsolidasi. Factor mekanis yang penting seperti imobilisasi fragmen tulang secara fisik sangat penting dalam penyembuhan, selain factor biologis yang juga merupakan suatu factor yang sangat essential dalam penyembuhan fraktur. Proses penyembuhan fraktur berbeda pada tulang kortikal pada tulang panjang serta tulang kanselosa pada metafisis tulang panjang atau tulang pendek, sehingga kedua jenis penyembuhan tulang ini harus dibedakan.

Proses penyembuhan fraktur terdiri dari beberapa fase, sebagai berikut :

1. Reactive Phase

i. Fracture and inflammatory phase

ii. Granulation tissue formation

2. Reparative Phase

iii. Callus formation

iv. Lamellar bone deposition

3. Remodeling Phase

v. Remodeling to original bone contour

PENYEMBUHAN FRAKTUR PADA TULANG KORTIKAL

Proses penyembuhan fraktur pada tulang kortikal terdiri dari 5 fase, yaitu :

  1. Fase hematoma

Apabila tejadi fraktur pada tulang panjang, maka pembuluh darah kecil yang melewati kanalikuli dalam system haversian mengalami robekan dalam daerah fraktur dan akan membentuk hematoma diantara kedua sisi fraktur. Hematoma yang besar diliputi oleh periosteum. Periosteum akan terdorong dan mengalami robekan akibat tekanan hematoma yang terjadi sehingga dapat terjadi ekstravasasi darah kedalam jaringan lunak.

Osteosit dengan lakunannya yang terletak beberapa millimeter dari daerah fraktur akan kehilangan darah dan mati, yang akan menimbulkan suatu daerah cincin avaskular tulang yang mati pada sisi – sisi fraktur segera setelah trauma.

Waktu terjadinya proses ini dimulai saat fraktur terjadi sampai 2 – 3 minggu.

  1. Fase proliferasi seluler subperiosteal dan endosteal

Pada saat ini terjadi reaksi jaringan lunak sekitar fraktur sebagai suatu reaksi penyembuhan. Penyembuhan fraktur terjadi karena adanya sel – sel osteogenik yang berproliferasi dari periosteum untuk membentuk kalus eksterna serta pada daerah endosteum membentuk kalus interna sebagi aktivitas seluler dalam kanalis medularis. Apabila terjadi robekan yang hebat pada periosteum, maka penyembuhan sel berasal dari diferansiasi sel – sel mesenkimal yang berdiferensiasi kedalam jaringan lunak. Pada tahap awal dari penyembuhan fraktur ini terjadi penambahan jumlah dari sel – sel osteogenik yang memberi penyembuhan yang cepat pada jaringan osteogenik yang sifatnya lebih cepat dari tumor ganas. Jaringan seluler tidak terbentuk dari organisasi pembekuan hematoma suatu daerah fraktur. Setelah beberapa minggu, kalus dari fraktur akan membentuk suatu massa yang meliputi jaringan osteogenik. Pada pemeriksaan radiologist kalus belum mengandung tulang sehingga merupakan suatu daerah radioluscen.

Pada fase ini dimulai pada minggu ke 2 – 3 setelah terjadinya fraktur dan berakhir pada minggu ke 4 – 8.

  1. Fase pembentukan kalus (Fase union secara klinis)

Setelah pembentukan jaringan seluler yang tumbuh dari setiap fragmen sel dasar yang berasal dari osteoblast dan kemudian pada kondroblast membentuk tulang rawan. Tempat osteoblas diduduki oleh matriks interseluler kolagen dan perlekatan polisakarida oleh garam – garam kalsium pembentuk suatu tulang yang imatur. Bentuk tulang ini disebut moven bone. Pada pemeriksaan radiolgis kalus atau woven bone sudah terlihat dan merupakan indikasi radiologik pertama terjadinya penyembuhan fraktur.

  1. Fase konsolidasi (Fase union secara radiology)

Woven bone akan membentuk kalus primer dan secara perlahan – lahan diubah menjadi tulang yang lebih matang oleh aktivitas osteoblas yang menjadi struktur lamellar dan kelebihan kalus akan di resorpsi secara bertahap.

Pada fase 3 dan 4 dimulai pada minggu ke 4 – 8 dan berakhir pada minggu ke 8 – 12 setelah terjadinya fraktur.

  1. Fase remodeling

Bilamana union telah lengkap, maka tulang yang baru akan membentuk bagian yang meyerupai bulbus yang meliputi tulang tetapi tanpa kanalis medularis. Pada fase remodeling ini perlahan – lahan terjadi resorpsi secara osteoklastik dan tetapi terjadi osteoblastik pada tulang dan kalus eksterna secara perlahan – lahan menghilang. Kalus intermediet berubah menjadi tulang yang kompak dan berisi system haversian  dan kalus bagian dalam akan mengalami peronggaan untuk membentuk susmsum.

Pada fase terakhir ini, dimulai dari minggu ke 8 – 12 dan berakhir sampai beberapa tahun dari terjadinya fraktur.

PENYEMBUHAN FRAKTUR PADA TULANG KANSELOSA

Penyembuhan fraktur pada tulang kanselosa terjadi secara cepat karena beberapa factor, yaitu :

1. Vaskularisasi yang cukup

2. Terdapat permukaan yang lebih luas

3. Kontak yang baik memberikan kemudahan vaskularisasi yang cepat

4. Hematoma memberikan peranan dalam penyembuhan fraktur

Tulang kanselosa yang berlokalisasi pada metafisis tulang panjang, tulang pendek serta tulang pipih diliputi oleh korteks yang tipis. Peyembuhan fraktur pada tulang kanselosa melalui proses pembentukan kalus interna dan endosteal. Pada anak – anak proses penyembuhan pada daerah korteks juga memegang peranan penting. Proses osteogenik peyembuhan sel dari bagian endosteal yang menutupi trabekula, berproliferasi untuk membentuk woven bone primer di dalam daerah fraktur yang disertai hematoma. Pembentukan kalus interna mengisi ruangan pada daerah fraktur. Penyembuhan fraktur pada tulang kanselosa terjadi pada daerah dimana terjadi kontak langsung diantara permukaan tulang fraktur yang berarti satu kalus endosteal. Apabila terjadi kontak dari kedua fraktur maka terjadi union secara klinis. Selanjutnya woven bone diganti oleh tulang lamellar dan tulang mengalami konsolidasi.

PENYEMBUHAN FRAKTUR PADA TULANG RAWAN PERSENDIAN

Tulang rawan hialin permukaan sendi sangat terbatas kemampuan untuk regenerasi. Pada fraktur interartikular penyembuhan tidak terjadi melalui tulang rawan hialin, tetapi terbentuk melalui fibrokartilago.

WAKTU PENYEMBUHAN FRAKTUR

Waktu penyembuhan fraktur bervariasi secara individual dan berhubungan dengan beberapa factor penting pada penderita, antara lain:

Umur penderita

Waktu penyembuhan tulang pada anak – anak jauh lebih cepat pada orng dewasa. Hal ini terutama disebabkan karena aktivitas proses osteogenesis pada daerah periosteum dan endoestium dan juga berhubungan dengan proses remodeling tulang pada bayi pada bayi sangat aktif dan makin berkurang apabila unur bertambah

Lokalisasi dan konfigurasi fraktur

Lokalisasi fraktur memegang peranan sangat penting. Fraktur metafisis penyembuhannya lebih cepat dari pada diafisis. Disamping itu konfigurasi fraktur seperti fraktur tranversal lebih lambat penyembuhannya dibanding dengan fraktur oblik karena kontak yang lebih banyak.

Pergeseran awal fraktur

Pada fraktur yang tidak bergeser dimana periosteum intak, maka penyembuhannya dua kali lebih cepat dibandingkan pada fraktur yang bergeser. Terjadinya pergeseran fraktur yang lebih besar juga akan menyebabkan kerusakan periosteum yang lebih hebat.

Vaskularisasi pada kedua fragmen

Apabila kedua fragmen memiliki vaskularisasi yang baik, maka penyembuhan biasanya tanpa komplikasi. Bila salah satu sisi fraktur vaskularisasinya jelek sehingga mengalami kematian, maka akan menghambat terjadinya union atau bahkan mungkin terjadi nonunion.

Reduksi dan Imobilisasi

Reposisi fraktur akan memberikan kemungkinan untuk vaskularisasi yang lebih baik dalam  bentuk asalnya. Imobilisasi yang sempurna akan mencegah pergerakan dan kerusakan pembuluh darah yang akan mengganggu penyembuhan fraktur.

Waktu imobilisasi

Bila imobilisasi tidak dilakukan sesuai waktu penyembuhan sebelum terjadi union, maka kemungkinan untuk terjadinya nonunion sangat besar.

Ruangan diantara kedua fragmen serta interposisi oleh jaringan lemak.

Bila ditemukan interposisi jaringan baik berupa periosteal, maupun otot atau jaringan fibrosa lainnya, maka akan menghambat vaskularisasi kedua ujung fraktur.

Adanya infeksi

Bila terjadi infeksi didaerah fraktur, misalnya operasi terbuka pada fraktur tertutup atau fraktur terbuka, maka akan mengganggu terjadinya proses penyembuhan.

Cairan Sinovia

Pada persendian dimana terdapat cairan sinovia merupakan hambatan dalam penyembuhan fraktur.

Gerakan aktif dan pasif anggota gerak

Gerakan pasif dan aktif pada anggota gerak akan meningkatkan vaskularisasi daerah fraktur tapi gerakan yang dilakukan didaerah fraktur tanpa imobilisasi yang baik juga akan mengganggu vaskularisasi.

Penyembuhan fraktur berkisar antara 3 minggu – 4 bulan. Waktu penyembuhan pada anak secara kasar setengah waktu penyembuhan daripada orang dewasa.

Perkiraan  penyembuhan fraktur pada orang dewasa dapat di lihat pada table berikut :

LOKALISASI WAKTU PENYEMBUHAN (minggu)
Phalang / metacarpal/ metatarsal / kosta

Distal radius

Diafisis ulna dan radius

Humerus

Klavicula

Panggul

Femur

Condillus femur / tibia

Tibia / fibula

Vertebra

3 – 6

6

12

10 – 12

6

10 – 12

12 – 16

8 – 10

12 – 16

12

PENILAIAN PEYEMBUHAN FRAKTUR

Penilaian penyembuhan fraktur (union) didasarkan atas union secara klinis dan union secara radiologik. Penilaian secara klinis dilakukan dengan pemeriksaan daerah fraktur dengan melakukan pembengkokan pada daerah fraktur, pemutaran dan kompresi untuk mengetahui adanya gerakan atau perasaan nyeri pada penderita. Keadaan ini dapat dirasakan oleh pemeriksa atau oleh penderita sendiri. Apabila tidak ditemukan adanya gerakan, maka secara klinis telah terjadi union dari fraktur.

Union secara radiologik dinilai dengan pemeriksaan roentgen pada daerah fraktur dan dilihat adanya garis fraktur atau kalus dan mungkin dapat ditemukan adanya trabekulasi yang sudah menyambung pada kedua fragmen. Pada tingkat lanjut dapat dilihat adanya medulla atau ruangan dalam daerah fraktur.

PROBLEM DALAM PROSES PENYEMBUHAN TULANG

  • Compartment syndrome

Setelah terjadi fraktur terdapat pembengkakan yang hebat di sekitar fraktur yang mengakibatkan penekanan pada pembuluh darah yang berakibat tidak cukupnya supply darah ke otot dan jaringan sekitar fraktur.

  • Neurovascular injury

Pada beberapa fraktur yang berat dapat mengakibatkan arteri dan saraf disekitarnya mengalami kerusakan.

  • Post traumatic arthritis

Fraktur yang berhubungan dengan sendi (intra artikuler fraktur) atau fraktur yang mengakibatkan bertemunya tulang dengan sudut abnormal di dalam sendi yang dapat mengakibatkan premature arthritis dari sendi.

  • Growth abnormalities

Fraktur yang terjadi pada open physis atau growth plate pada anak – anak dapat menyebabkan berbagai macam masalah. Dua dari masalah ini adalah premature partial atau penutupan secara komplit dari physis yang artinya salah satu sisi dari tulang atau kedua sisi tulang berhenti tumbuh sebelum tumbuh secara sempurna. Jika seluruh tulang seperti tulang panjang berhenti tumbuh secara premature dapat mengakibatkan pendeknya salah satu tulang panjang dibandingkan tulang panjang lainnya, membuat salah satu tulang kaki lebih pendek dibandingkan tulang kaki lainnya.

PENYEMBUHAN ABNORMAL PADA FRAKTUR

MALUNION

Malunion adalah keadaan dimana fraktur menyembuh pada saatnya, tetapi terdapat deformitas yang terbentuk angulasi, varus / valgus, rotasi, kependekan atau union secara menyilang misalnya pada fraktur radius dan ulna.

Etiologi

  • Fraktur tanpa pengobatan
  • Pengobatan yang tidak adekuat
  • Reduksi dan imobilisasi yang tidak baik
  • Pengambilan keputusan serta teknik yang salah pada awal pengobatan
  • Osifikasi premature pada lempeng epifisis karena adanya trauma

Gambaran klinis

  • Deformitas dengan bentuk yang bervariasi
  • Gangguan fungsi anggota gerak
  • Nyeri dan keterbatasan pergerakan sendi
  • Ditemukan komplikasi seperti paralysis tardi nervus ulnaris
  • Osteoarthritis apabila terjadi pada daerah sendi
  • Bursitis atau nekrosis kulit pada tulang yang mengalami deformitas

Pemeriksaan radiologist

Pada foto roentgen terdapat penyambungan fraktur tetapi pada posisi yang tidak sesuai dengan keadaan yang normal.

Pengobatan

Konservatif

Dilakukan refrakturisasi dengan pembiusan umum dan imobilisasi sesuai dengan fraktur yang baru. Apabila ada kependekan anggota gerak dapat digunakan sepatu orthopedic.

Operatif

  • Osteotomi koreksi (osteotomi Z) dan bone graft disertai dengan fiksasi interna
  • Osteotomi dengan pemanjangan bertahap, misalnya pada anak – anak.
  • Osteotomi yang bersifat baji

DELAYED UNION

Delayed union adalah fraktur yang tidak sembuh setelah selang waktu 3 -5 bulan (3 bulan untuk anggota gerak atas dan 5 bulan untuk anggota gerak bawah)

Etiologi

Etiologi delayed union sama dengan etiologi pada nonunion

Gambaran klinis

  • Nyeri anggota gerak pada pergerakan dan waktu berjalan.
  • Terdapat pembengkakan
  • Nyeri tekan
  • Terdapat gerakan yang abnormal pada daerah fraktur
  • Pertambahan deformitas

Pemeriksaan radiologist

  • Tidak ada gambaran tulang baru pada ujung daerah fraktur
  • Gambaran kista pada ujung – ujung tulang karena adanya dekalsifikasi tulang
  • Gambaran kalus yang kurang disekitar fraktur.

Pengobatan

Konservatif

Pemasangan plester untuk imobilisasi tambahan selama 2 – 3 bulan.

Operatif

Bila union diperkirakan tidak akan terjadi, maka segera dilakukan fiksasi interna dan pemberian bone graft.

NONUNION

Disebut nonunion apabila fraktur tidak menyembuh antara 6 – 8 bulan dan tidak didapatkan konsolidasi sehingga didapat pseudoarthrosis (sendi palsu). Pseudoarthrosis dapat terjadi tanpa infeksi tetapi dapat juga terjadi sama – sama dengan infeksi disebut infected pseudoarthrosis.

Beberapa jenis nonunion terjadi menurut keadaan ujung – ujung fragmen tulang.

Hipertrofik

Ujung – ujung tulang bersifat sklerotik dan lebih besar dari normal yang disebut gambaran elephant’s foot. Garis fraktur tampak dengan jelas. Ruangan antar tulang diisi dengan tulang rawan dan jaringan ikat fibrosa. Pada jenis ini vaskularisasinya baik sehingga biasanya hanya diperlukan fiksasi yang rigid tanpa pemasangan bone graft.

Atrofik (Oligotrofik)

Tidak ada tanda – tanda aktivitas seluler pada ujung fraktur. Ujung tulang lebih kecil dan bulat serta osteoporotik dan avaskular. Pada jenis ini disamping dilakukan fiksasi rigid juga diperlukan pemasangan bone graft.

Gambaran klinis

  • Nyeri ringan atau sama sekali tidak ada
  • Gerakan abnormal pada daerah fraktur yang membentuk sendi palsu yang disebut pseudoarthrosis.
  • Nyeri tekan atau sama sekali tidak ada.
  • Pembengkakan bisa ditemukan dan bisa juga tidak terdapat pembengkakan sama sekali
  • Pada perabaan ditemukan rongga diantara kedua fragmen.

Pemeriksaan radiologist

  • Terdapat gambaran sklerotik pada ujung – ujung tulang
  • Ujung – ujung tulang berbentuk bulat dan halus
  • Hilangnya ruangan meduler pada ujung – ujung tulang
  • Salah satu ujung tulang dapat berbentuk cembung dan sisi lainnya cekung (psedoarthrosis)

Pengobatan

  • Fiksasi interna rigid dengan atau tanpa bone graft
  • Eksisi fragmen kecil dekat sendi. Misalnya kepala radius, prosesus stiloid ulna
  • Pemasangan protesis, misalnya pada fraktur leher femur
  • Stimulasi elektrik untuk mempercepat osteogenesis.

PENYEBAB NONUNION DAN DELAYED UNION

  • Vaskularisasi pada ujung – ujung fragmen yang kurang
  • Reduksi yang tidak adekuat
  • Imobilisasi yang tidak adekuat sehingga terjadi gerakan pada kedua fragmen.
  • Waktu imobilisasi yang tidak cukup
  • Infeksi
  • Distraksi pada kedua ujung  karena adanya traksi yang berlebihan
  • Interposisi jaringan lunak diantara kedua fragmen tulang
  • Terdapat jarak yang cukup besar antara kedua fragmen
  • Destruksi tulang misalnya oleh karena tumor atau osteomielitis (fraktur patologis)
  • Disolusi hematoma fraktur oleh jaringan sinovia (fraktur intrakapsuler)
  • Kerusakan periosteum yang hebat sewaktu terjadi fraktur atau operasi
  • Fiksasi interna yang tidak sempurna
  • Delayed union yang tidak diobati
  • Pengobatan yang salah atau sama sekali tidak dilakukan pengobatan
  • Terdapat benda asing diantara kedua fraktur, misalnya pemasangan screw diantara kedua fragmen.
About these ads

34 Responses to “PENYEMBUHAN FRAKTUR”

  1. halo, saya punya putri usia 2th. minggu kemarin dia jatuh dari ranjang dg ketinggian 60cm. saat di rontgen terlihat ada fraktur pada tulang bahunya (clavicula dextra). yg harusnya tulangnya lurus jadi bengkok (seperti ini > ), hanya bengkok, bukan patah. dokter pertama mengatakan dibiarkan saja tidak apa2, lewat dari 2th akan normal lagi, tapi dia juga kasih opsi utk di reposisi, dibius dulu lalu ditekan bengkoknya biar lurus lagi.dan saya dikasih resep elkana

    dokter kedua mengatakan dibiarkan saja, tidak perlu operasi, tidak perlu pengobatan tertentu, nanti akan normal lagi.

    yg menjadi pertanyaan adalah apakah benar tulang bahu anak saya bisa kembali lurus seperti sebelumnya dg dibiarkan begitu saja tanpa operasi?
    sebab saya takutnya kalau dibiarkan, hingga dewasa tulang bahunya tetap akan bengkok.
    dan untuk elkana perlu atau tidak wajib dikonsumsi untuk kasus anak saya?

  2. dok, fraktur saya di bagian pergelangan kaki. dikatakan oleh dokter saya, 1 bulan di gips, lalu proses pertumbuhan tulang 1 tahun, apakah selama itu? tulang saya patah hanya sompel sedikit

  3. Dok, mohon izin bertanya. saya pria 22th, tgl 23 September 2012 yg lalu saya mengalami kecelakaan yg mengakibatkan fibula fraktur (kanan). Saya operasi pemasangan pen 1 minggu setelahnya. Saat ini fraktur saya sudah memasuki minggu ke-11. Yang ingin saya tanyakan :
    1. Di bagian salah satu ujung pen (bukan di bagian yg mengalami fraktur), muncul benjolan halus dan keras pada minggu ke-10, dan saat ini berangsur-angsur mengecil. Bila ditekan terasa sedikit sakit. apakah itu normal dok?
    2. Kira-kira butuh berapa lama lagi saya bisa lepas tongkat?

    Terima kasih, mohon pencegahannya dok.

  4. dok umur fraktur saya sudah 2 bulan, apakah sudah bisa memakai tongkat ?

  5. salam kenal
    langsung saja,saya mengalami fraktur pada tulang fibula kiri 1/3 bagian distal dan posisi fraktur kurang stabil,serta belum terbentuk callus(ankle sin.AP/LAT)
    yang ingin saya tanyakan :
    1) apa pengobatan medis yang dapat saya jalani? apakah operasi atau pemasangan gips,mengingat pasca 3 minggu yang saya lalui hanya berobat alternatif dan hasil rontgen tetap tidak ada perubahan padahal saya sudah bisa berm kenal dok,saya pria berumur 20 th
    langsunjalan meskipun tidak normal dan terdapat sedikit nyeri dan sedikit bengkak
    2) kalaupun harus dengan operasi berapa waktu penyembuhannya?
    3) apa nutrisi,makanan,suplemen yang dokter sarankan untuk kasus saya ini?
    terima kasih atas bantuannya dok

  6. salam kenal dok,saya pria berumur 20 th
    langsung saja,saya mengalami fraktur pada tulang fibula kiri 1/3 bagian distal dan posisi fraktur kurang stabil,serta belum terbentuk callus(ankle sin.AP/LAT)
    yang ingin saya tanyakan :
    1) apa pengobatan medis yang dapat saya jalani? apakah operasi atau pemasangan gips,mengingat pasca 3 minggu yang saya lalui hanya berobat alternatif dan hasil rontgen tetap tidak ada perubahan padahal saya sudah bisa berjalan meskipun tidak normal dan terdapat sedikit nyeri dan sedikit bengkak
    2) kalaupun harus dengan operasi berapa waktu penyembuhannya?
    3) apa nutrisi,makanan,suplemen yang dokter sarankan untuk kasus saya ini?
    terima kasih atas bantuannya dok

  7. terimakasih tulisan anda bisa menjadi referensi :)

  8. terimakasih tulisan anda bisa saya jadikan referensi :)

  9. Dok, saya berusia 26 Tahun saat ini, mengalami patah tangan atas sebelah kanan, kira2 5-10 cm dari siku ke atas. saya kecelakaan motor 26 Nov 2011 dan pasang Pen 27 Nov 2011.
    Yang ingin saya tanyakan:
    1. Berapa lama tulang saya bisa normal seperti semula?
    2. Tangan saya sudah hampir diluruskan 80% dari bengkok (akibat penggunaan armsling sehingga tangan jadi kaku) tapi kenapa belum bisa diangkat tinggi walaupun posisi berbaring? awal2 tidak begini, dan bahu saya agak nyeri jika dipaksakan untuk berlatih mengangkat tangan.

    mohon jawaban, karena jarak antara tempat saya tinggal dan dokter yg menangani saya cukup jauh.

  10. saya wanita umur 36 th. saya mengalami fraktur femur dan sudah dilakukan operasi. operasi tanggal 15 oktober 2011, dan sampe sekarang alhamdulilah tidak ada keluhan seperti nyeri / sakit. pertanyaan saya, apakah saya sudah boleh berjalan tanpa bantuan tongkat?
    terima kasih atas jawabannya…

    • untuk sudah bisa berjalan normal dapat dilakukan setelah proses penyambungan tulang terbentuk sempurna, dan hal itu hanya dapat ditentukan oleh dokter spesialis bedah tulangnya, tongkat itu berguna untuk mengurangi gerakan pada tulang femur anda. jadi sebaiknya anda berkonsultasi dengan dr spesialis bedah tulang yg mengoperasi anda untuk menentukan apakah anda sudah bisa berjalan normal apa blm?

  11. asswrwb,
    sy pria 34th mengalami fraktur clavicula selangka bahu kiri.
    kmdn dilakukan operasi pemasangan pen, sdh berjalan 2 minggu.
    1. apkh ada kemungkinan posisi pen akan bergeser atau patah jika sy bekerja menggunakan kendaraan ke kantor krn jalan rusak?
    2. apkh pada saat ini sy sdh boleh meluruskan tangan sy yg patah utk berjalan spt biasa?
    3. makanan/minuman apa saja yg dianjurkan dan dilarang utk dikonsumsi?

    Tks atensinya, smg sukses selalu…

    • saya akan coba jawab pertanyaan anda:
      1. saya rasa untuk bergeser / patah kemungkinannya kecil, asalkan aktivitas yg dilakukan tidak terlalu besar, spt mengangkat barang2 berat
      2. untuk meluruskan tangan saya pikir belum bisa, karena pemasangan pen itu diperlukan utk membantu fiksasi tulang dan clavicula anda, posisi tangan anda itu diperlukan untuk membantu fiksasi nya tersebut. berapa lama fiksasi nya itu tergantung kondisi fraktur.
      3. untuk makanan usahakan yg banyak mengandung kalsium dan vitamin D utk membantu proses pembentukan kalus pada tulang yg patah

  12. sy s’org prmpuan brumur 19 thn. sy mnglami kclkaan skitar 6 minggu yg lalu d mngakibatkan fraktur pd tulang fibula d tibia kanan sy d juga dislokasi pd prgelangan tngan kanan sy. pd tulang kaki sy d’pasang pen d tngan sy digips.
    prtnyaan sy, biasanya brp lama wktu yg dperlukan untuk pnyembuhan kaki sy, apa sy bsa brjalan normal kmbali?
    d juga slain gips apa tdk ada cra lain untk mprbaiki tngan sy?
    thanks before:)

  13. trimakasih…..jadi memahami

  14. Pernyataan: Delayed union adalah fraktur yang tidak sembuh setelah selang waktu 3 -5 bulan
    sembuh itu maksudnya union secara klinis atau radiologis ya???

  15. pak, izin mencantumkan link bapak di blog saya ya…
    (saya berbagi pengalaman waktu saya mengalami patah kaki di blog)
    informasi ini sangat bermanfaat…
    terimakasih….

  16. Apa wkt penyembuhan berlaku utk pth tlg yg blm dpasang plat atau juga yg sudah dipasang plat?
    Imobilisasi yg adekuat itu spt apa?brp bln?dan mnt tlg contohnya?
    Trmksh dok

  17. adik saya mengalami patah tulang fibula kiri, sudah hampir 1 bulan……tapi keadaan sekarang klu di pake jalan pada kaki terjadi pembengkakan tapi bukan pada lokasi fraktur…….yang saya tanyakan penyebab pembengkakan tersebut,,,tnk

  18. thx..utk artikelnya,..ini sangt membantu tugas tngh smester saya,..
    :D

  19. terima kasih banyak buat artikel nya.
    sangat membantu dalam pengerjaan tugas..
    jika tidak keberatan, bolaeh tidak dicantumkan daftar pustaka nya ?? :)
    biar ada referensi buku yang bisa dijadikan bukti dalam bahan pendiskusian.
    terima kasih banyak

  20. salam,
    sy pria 36 th punya masalah pada lengan kanan sy. sy pernah terjatuh 15 tahun yl, sehingga sendi lengan atas saya lepas satu dan itu sy biarkan karena tidak terlalu berpengaruh pd pergerakan sy. tetapi sekarang sendi lengan bawah saya ikut2an lepas 1 sehingga posisi lepasnya zigzag dengan sendi lengan atas. apakah masih bisa disembuhkan dengan operasi atau cara yang lain, mohon infonya. trimakasih wassalam

    • memang untuk waktu yg selama itu diperlukan tindakan operasi untuk memperbaikinya, karena selain otot2 disekitar sendinya sudah mulai kaku, bisa saja mungkin sudah terbentuk jaringan tulang baru diantara tulang2 nya

  21. .t.erimakasih atas infonya .Sy memerlukan info u kondisi femur bag atas yg sdh dlm keadaan bergeser dan sebelumya sdh keropos Apakah bisa d operasi apcila melihat kondisi tlg keher rusuk dan tulang belakang telah keropos jg.Kondisi sy sekarang terbaring sj d tempat ti sejak tiga bulan yg lalU . Sy berharap dpt penjelasan dari anda

    • untuk melakukan operasi pada tulang, diperlukan beberapa pertimbangan, spt resiko operasi, keadaan pasien maupun kondisi tulang nya dan kondisi patah tulang nya sendiri, untuk menjawab pertanyaan anda masih dibutuhkan beberapa informasi lagi seperti umur, hasil foto rontgen dan pemeriksaan laboratorium. namun untuk lebih jelas nya anda dapat berkonsultasi lebih lanjut kepada dokter spesialis orthopaedi (dokter spesialis bedah tulang). demikian penjelasa dari saya, semoga berguna

  22. thanx bgtz wat infox…ni sgt mmbantu dlm karya tulis ilmiah…………….

  23. wah, terima kasih banyak pak/bu atas infonya..
    benar2 membantu saya dalam mengerjakan tugas ^^

  24. wah, terima kasih banyak pak atas infonya..
    sangat membantu saya dalam mengerjakan tugas ^^

  25. thanx u.
    Salam kenal
    sy saat ini seorg dokter muda
    trimaksh banyak informasi anda sangat membantu refrat saya..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: