Welcome To My Blog
Assalamualaikum Wr. Wb.

SOAL UKDI 2


Soal-soal Try-Out UKDI Tipe 01

  1. Pasien datang ke UGD post kecelakaan, kesadaran menurun, pupil anisokor. Refleks fisiologis meningkat. Refleks patologis +/+. TD : 110/80, N:120x/m. Cedera pada kaki dan lengan. Dokter menduga lesi structural, kenapa?
  1. pupil anisokor
  2. refleks patologis +/+
  3. kesadaran menurun
  4. ………….
  5. ………….
  1. Pasien jatuh dari ketinggian 2 m, kedua kaki open fracture dengan perdarahan aktif. TD : 70/50, N:120x/m, R: normal, S: afebris. Tindakan pertama:
  1. Menjaga vertebra cervical tetap regang
  2. Melakukan balut tekan
  3. Memasang iv line
  4. Memasang nasal canul O2
  5. Memfiksasi fraktur
  1. Pasien 13 tahun, pandangan kabur, tidak bisa membaca tulisan. Chart apa yang dipakai?
    1. snellen chart
    2. tagger chart
    3. bayley chart
    4. american standard chart
    5. E chart
  1. Pasien 46 tahun datang dengan keluhan ibu jari hitam, nyeri saat berjalan dan hilang saat istirahat. Dk?
    1. claudicatio intermitten
    2. vaskulitis
    3. …………….
    4. …………….
    5. …………….
  1. Seorang laki-laki kecelakaan, ada perdarahan di mulut. Perdarahan di UGD sudah berhenti, GCS = 15. Tanda vital dbn. Saat ini datang dengan keluhan susah menutup mulut. Dk?
  1. # mandibula
  2. # maksila
  3. Cedera kepala ringan + # zygoma
  4. # nasal
  1. Seorang ibu datang dengan membawa anak umur 3 tahun, dengan keluhan benjolan warna biru di bibir atas. Benjolan lunak, batas tidak tegas. Ada sejak lahir, makin membesar. Dk?
    1. epulis
    2. malformasi vena
    3. malformasi arteri vena
    4. malformasi arteri
    5. tumor jaringan lunak
  1. Seorang pria jatuh, nyeri pada lutut, krepitasi +,  panggul sulit digerakkan. Tanda vital normal. Pasien saat kecelakaan duduk disebelah supir, ditabrak dari arah berlawanan. Dk?
    1. # patella + dislokasi sendi panggul
    2. # patella
    3. Cedera jaringan lunak lutut dan panggul
    4. # patella dan cedera jaringan lunak panggul
    5. ………………………………
  1. Seorang pencopet dihajar massa. Sewaktu dipenjara urin os berwarna kemerahan. Menurut dokter tidak ada trauma tumpul dalam perut. Penyebab urine merah?
  1. kadar eritrosit meningkat
  2. kadar sel otot meningkat
  3. kadar Hb meningkat
  4. kadar mioglobin meningkat
  5. …………………………
  1. Anak, 3 tahun, pucat kekuninga, hepatosplenomegali, buncit sejak usia 3 bulan, Hb menurun. Apakah pemeriksaan selanjutnya?
  1. elektroforesis Hb
  2. kadar feritin
  3. ADT
  4. ……………
  5. ……………
  1. Seorang wanita usia 40 tahun, kontrol sinusitis maksilaris, dianjurkan untuk dicabut M1 atas kiri. PF intraoral M1 karies profunda, sondasi dan perkusi tidak sakit. Indikasi untuk dicabut?
  1. Gingivitis marginalis
  2. Perikoronitis
  3. Sinusitis maksilaris
  4. Gangren pulpa
  5. Periodontitis pulpa
  1. Seorang wanita usia 50 tahun, mengeluh berat badan turun sejak 2 bulan terakhir, buang air kecil sering malam hari, GDS 300. Komplikasi mikroangiopati yang paling mungkin terjadi?
  1. stroke iskemia
  2. kardiomiopati
  3. PPOK
  4. Hepatomegali
  5. Nefrotik diabetika
  1. Seorang wanita usia 17 tahun, berat badan 70 tahun, jatuh terduduk. # terbuka di kedua tungkai, perdarahan hebat. Luka capitis, dahi dan pelipis. Dibawa ke UGD dalam keadaan tidur mengorok, sonor, nadi radialis cepat dan lemah. Gangguan sirkulasi disebabkan oleh?
  1. perdarahan hebat
  2. hipoksia
  3. trauma capitis
  4. trauma tulang belakang
  5. ………………………………..
  1. Bagaimana cara penanganan patah tulang soal diatas?
  1. Pasang bidai pada 2 sendi
  2. Pasang bidai diatas #
  3. Pasang bidai dibawah #
  4. Pasang bebat tekan
  5. Reposisi dan pasang gips sirkuler
  1. Seorang wanita usia 20 tahun, dengan keluhan utama penglihatan ganda selama 2 hari. Keluhan disertai nyeri kepala terus menerus selama 1 minggu, dan pegal seluruh badan. TD: 110/80, N:92x/m. R: 24x/m, S:37,8 C. Pemeriksaan Fisik  : Kernig (+), N. VI bilateral parese, kaku kuduk (+). Komplikasi yang paling mungkin terjadi?
  1. Kebutaan
  2. Herniasi otak
  3. Hidrocephalus
  4. Abses cerebri
  5. Edema cerebri
  1. Seorang wanita, 50 tahun, datang dengan keluhan utama mata kedua-duanya sering kering, kabur, nyeri seperti ada benda asing, enak bila diberi salep. Nyeri sendi hilang timbul. Diagnosa?
  1. Sindrom Mikulicz
  2. Sindrom Lyell
  3. Sindrom Marfan
  4. Sindrom Steven-Johnson
  5. Sindrom Sjorgen
  1. Seorang laki-laki usia 27 tahun, keluhan utama: luka pada kemaluan 2 hari. 1 bulan yang lalu berhubungan dengan PSK. Ulkus keras, dasar bersih, tepi rata, KGB regional tidak membesar. Diagnosa?
  1. Ulkus banam
  2. Ulkus bubonum
  3. Ulkus bergaung
  4. Ulkus durum
  5. Ulkus mole
  1. Seorang laki-laki usia 70 tahun, datang dengan glaukoma primer sudut terbuka stadium lanjut, mengeluh sulit membaca jarak dekat. Kenapa?
  1. TIO meningkat
  2. Penurunan daya akomodasi
  3. Penurunan tajam pengelihatan
  4. ………………………………………….
  5. ………………………………………….
  1. Seorang laki-laki usia 27 tahun, demam 3 hari, nyeri pegal-pegal seluruh tubuh dan nyeri ulu hati. Pemeriksaan fisik teraba hepar 2 jari, nyeri epigastrium (+). Diagnosa?
  1. Malaria
  2. Leptospirosis
  3. Hepatitis typhosa
  4. Hepatitis virus akut
  5. Demam berdarah dengue
  1. Seorang laki-laki, 67 tahun. Keluhan utama BAB berdarah 3 minggu. Anamnesis yang harus ditanyakan selanjutnya?
  1. Pola diit sebelumnya
  2. Pola defekasi
  3. Warna dan jenis hematokezia
  4. Pemeriksaan yang sudah dilakukan
  5. Obat yang sudah diminum
  1. Seorang perempuan, 18 tahun, G1PoAo kejang-kejang, kedasaran menurun, TD : 180/120, HR:96x/m, R:24x/m, edema seluruh tubuh, umur kehamilan 34 minggu letak kepala, DJJ 148x/m. Diagnosa?
  1. PEB
  2. Encephalitis
  3. Meningitis
  4. Eklampsi
  5. Epilepsi
  1. Seorang anak, 3 tahun, badan dingin ±6 jam SMRS. Panas tinggi 4 hari, kencing menurun, terakhir 8 jam SMRS. Apatis, TD: 90/palpasi, N: 144x/m, lemah, R; 40x/m, dalam. Hepatomegali. Akral dingin. Diagnosa?
  1. Renjatan Septik
  2. Renjatan Kardiogenik
  3. Renjatan hipovolemik
  4. Encehalitis
  5. ………….
  1. Seorang wanita, 21 tahun, menikah, promiskus, keluhan utama  : keputihan berwarna kuning. DD?
  1. cervicitis GO, kandidiasis, Vaginitis bakteri
  2. cervicitis GO, klamidia, trikomoniasis
  3. cervicitis GO, klamidia, vaginosis bakterialis
  4. kandidiosis, cervicitis klamidia, vaginosis bakterialis
  5. cervicitis, clamidia, vaginosis bakteriali
  1. Seorang laki-laki, 60 tahun, IMT 30 kg/m2, Lab Hb = 14,8 g/dL, 2 jam PP 256 mg/dL. Fungsi ginjal baik, lipid dalam batas normal. Penyebab gula meningkat?
  1. Asupan karbohidrat meningkat
  2. Asupan serat menurun
  3. Resistensi insulin
  4. Produksi insulin menurun
  5. Asupan lemak meningkat
  1. Seorang laki-laki, 45 tahun, keluhan sering pusing. TD : 160/100 mmHg setelah minum obat turun menjadi 120/80, tidak pernah kontrol dan minum obat lagi. Hb:13,5 g/dL, Ureum 21 mg/dL, Creatinin 0,8 mg/dL. Kolesterol 285 mg/dL, HDL 85 mg/dL, Trigliserida 215 mg/dL. TD : 160/100, N: 84x/m, Jantung kesan LVH. Obat yang paling tepat?
  1. Captopril, simvastatin
  2. Propanolol, allupurinol
  3. Digoxin, captopril, gemfibrozil
  4. Metildopa, simvastatin
  5. Captopril, siklofosfamid
  1. Seorang wanita, 25 thn, tidak sadar, penderita DM I, tekanan darah menurun, nafas cepat, dalam berbau aseton, nadi meningkat. Lab pH 7,1, glukosa darah sewaktu 615 mg/dL, keton (+) di darah dan urin. HbA1c 8,5%. Keadaan yang paling tepat?
  1. koma hepatikum
  2. hipotiroid
  3. asidosis metabolik
  4. hipoksemia
  5. stroke hemorrhagik
  1. Seorang laki-laki 28 tahun, keluhan bengkak dan nyeri pada selangkangan kanan. Edema (+), eritem (+), palpasi teraba lekukan seperti anak tangga. D/?
  1. hernia skrotalis
  2. hernia inguinalis
  3. kondiloma akuminata
  4. limfogranuloma venereum
  5. granuloma inguinale
  1. Seorang laki-laki, 25 tahun, dirinya diancam dibunuh oleh tetangganya. Dirinya adalah keluarga presiden, dari bisikan di telinganya. Tidak bisa bekerja, tidak berani keluar rumah, sulit tidur 2 bulan. Pemeriksaan fisik tidak ada kelainana. Gejala kejiwaan?
  1. inkoherensi dan delusi
  2. ilusi dan derealisasi
  3. derealisasi dan halusinasi
  4. halusinasi dan delusi
  5. depersonalisasi dan ilusi
  1. Seorang wanita, 30 tahun, menikah, keluhan utama nyeri perut mendadak sampai pingsan. Telat haid 2 bulan, sudah 6 tahun belum punya anak. Pada saat datang tampak kesakitan, pucat, akral dingin, TD: 80/50 mmHg, N:100x/m, R:24x/m, Hb 7 g/dL. Operasi yang paling tepat?
  1. appendiktomi
  2. HT
  3. Sistotomi
  4. Ooforektomi
  5. Salfingektomi
  1. Seorang wanita, 45 thn, hidung berair sejak 3 bulan. Hidung tersumbat pada sisi kanan, cairan hidung kental berwarna kehijauan bau. Pasien sangat menderita. Pemeriksaan THT : polip tunggal, unilateral kanan. Terapi?
  1. antibiotik
  2. antiinflamasi
  3. operatif
  4. pungsi sinus
  5. dekongestan
  1. Obat onikomikosis?
  1. angotericon
  2. nistatin
  3. griseofulvin
  4. ………
  5. ……….
  1. Merasa disindir oleh lagu dangdut, merupakan gangguan?
  1. isi pikiran
  2. jalan pikiran
  3. persepsi
  4. ………..
  5. ………..
  1. Paranoid karena obat sabu. Diagnosa?
  1. psikotik non organik
  2. gangguan mental karena zat psikoaktif
  3. skizofrenia
  4. ……….
  5. ………
  1. Laki-laki, 58 tahun, batuk-batuk, dahak kuning, bunyi nafas inspirtoar stridor (+). Komplikasi?
  1. vertigo
  2. dispneu
  3. cardiac arrest
  4. …..
  5. …..
  1. Pemeriksaan penunjang diagnostik soal diatas?
  1. swab faring
  2. biopsi laring
  3. darah lengkap
  4. spirometri
  5. ………….
  1. Seorang pasien demam menggigil 6 hari terus-terusan, riwayat baru pulang dari papua (+), delirium. Diagnosa?
  1. meningitis tifosa
  2. malaria cerebral
  3. malaria ….
  4. ……….
  5. ……….
  1. Luka di penis, soliter, keras, bersih, tidak nyeri. Pemeriksaan?
  1. IgM HSV
  2. IgG HSV
  3. TPHA & VRDL
  4. Lapang kontras
  5. NaCl
  1. Seorang wanita, 11 thn, sakit telinga kanan sejak 1 hari yang lalu, pendengaran berkurang, demam (+), batuk pilek (+) 3 hari. Mereda setelah minum obat batuk. Penyebab nyeri telinga?
  2. Seorang wanita,  sejak 1 hari tampak kacau dan seperti anak-anak, tertawa dan bicara sendiri, bicara tidak nyambung, sulit mandi, interaksi lingkungan menurun, 2 kali pergi dari rumah. Obat?
  3. Keputihan gatal, warna putih abu-abu, sekret kental putih susu. Obat?
  4. Stupor, GCS?
  5. Lab untuk GO?

Soal-soal Try-Out UKDI Tipe 02

42.  Bayi lahir dari P6A1, lahir tidak menangis, APGAR 1’= 4, 5’= 6, BB 3500 gram. Pemeriksaan yang diperlukan?

  1. AGD
  2. Darah rutin
  3. Glukosa darah
  4. Foto thorax
  5. LCS

43.  Anak nyeri di lutut kanan dan bengkak. Hobi main sepeda. Pada pemeriksaan didapatkan status lokalis eritem, swelling, dan nyeri tekan. Diagnosis?

  1. Erisipelas
  2. Selulitis
  3. Dermatitis Kontak Alergi
  4. Herpes zoster
  5. Angioedema

44.  Pemilik pabrik punya 800 karyawan wanita. Pada suatu waktu, produksi pabrik menurun. Setelah diperiksa, …% karyawan pabrik tersebut mengalamai anemia. Hal yang harus dilakukan?

  1. Pemeriksaan telur cacing
  2. Pemberian tablet Fe tiap hari
  3. Penyuluhan gizi
  4. Pemberian vitamin C tiap hari
  5. Penambahan uang saku untuk membeli makanan tambahan

45.  Orang jatuh sehingga terjadi fraktur femur terbuka dan keluar nanah. Tindakan yang harus dilakukan?

  1. Biopsi dan foto femur
  2. Biopsi, foto femur, kultur dan resistensi
  3. Foto femur dan kultur
  4. Pemasangan gips

46.  Seorang datang dengan keluhan kaki bengkak dan nyeri. Dari pemeriksaan fisik didapatkan kaki eritem, edema (+), batas tegas, nyeri tekan (+). Diagnosa kerja?

  1. Selulitis
  2. Abses
  3. Erisipelas

47.  Pasien  ♂, mengeluh batuk, demam, hasil Röntgen terdapat cavitas/nodul soliter, berbatas ireguler, air-fluid level (+). Diagnosa kerja?

  1. TB paru
  2. Abses paru
  3. HidropneumothoraX
  4. Pleural effusion

48.  Wanita karir, 32 tahun, melakukan kursus yoga dan refleksi. Tindakan kesehatan yang dilakukan berupa?

  1. Promotion health
  2. Protection health
  3. Prevention

49.  ♂, 30 tahun, mengeluh lemah badan, berat badan menurun tiap bulan 0,5 – 1 kg, kesan tampak kurus. Pertama kali yang dilakukan?

  1. Nutritional care
  2. Mencari tahu penyakit yang lain

50.  Penderita, anak dengan anemis, leukosit dan trombosit dbn, terdapat hepatosplenomegali. Pemeriksaan selanjutnya?

  1. Thorax foto
  2. Darah rutin
  3. Elektroforesa darah

51.  Penderita mengeluh panas badan ± 4 hari, keluhan disertai nyeri ulu hati, nyeri kepala, panas terus-menerus. Pemeriksaan apa yang dilakukan?

  1. Feses rutin
  2. Darah rutin
  3. Foto röntgen

52.  ♀, nullipara, 20 tahun, telah melakukan hubungan tanpa pengaman. Keesokannya datang ke puskesmas meminta kontrasepsi. Kontrasepsi apa yang paling tepat?

  1. Oral kombinasi
  2. Oral progesteron
  3. IUD
  4. Injeksi 1 bulan
  5. Injeksi 3 bulan

53.  G2P1A0 hamil 2 bulan mengeluh keluar flek, disertai nyeri perut bawah. Dari pemeriksaan fisik didapatkan DM (+), PS (+), PP (+), NT (+), terdapat benjolan di kanan uterus sebesar telur ayam. Pada inspekulo: fluksus (+), nyeri goyang porsio (+), cavum Douglas menonjol. Diagnosa anda?

  1. Ruptur kista fungsional
  2. Torsi kista
  3. KET
  4. Appendisitis

54.  G1P0A0 hamil 8 bulan, 18 tahun, baru diketahui menderita tekanan darah tinggi. Tanda impending eklamsi (-). PNC 2x ke bidan. Karena jauh dari rumah disuruh bidan ke dokter, suami tidak ada. Faktor resiko yang terdapat?

  1. Hamil pertama kali
  2. Hamil usia muda
  3. Tidak PNC

55.  Obat untuk menangani penyakit di atas, mekanisme kerjanya?

  1. Vasodilator
  2. Penghambat Ca-channel

56.  G6P4A1 hamil 9 bulan, keadaan umum lemah, anemis, kadang tidak sadar. T= 80/50 mmHg, N= 120 x/’, R= 32 x/’, S= 35,8oC. Teraba bagian janin langsung di bawah dinding abdomen.

  1. Ruptura uteri komplit
  2. Ruptura uteri inkomplit

57.  Terapi untuk penyakit di atas?

  1. Histerektomi
  2. Histerorafi

58.  Anak ♂, 16 bulan, datang dengan keluhan benjolan di kantung kemaluan kanan. Benjolan timbul bila menangis, hilang bila tidur. Diagnosa bandingnya?

  1. Hernia inguinalis + undesensus testis
  2. Hernia inguinalis + funikokel
  3. Undesensus testis + funikokel
  4. Hidrokel + hernia inguinalis

59.  Bayi 2 hari, datang ke UGD dengan usus terburai. Diagnosa anda?

  1. Omfalokel
  2. Gastroskiziz
  3. Omfalokel + gastroskizis
  4. Omfalokel pecah + gastroskizis

60.  Pasien ♂ dewasa, mengeluh sering BAK, sering terbangun 4-5 kali di malam hari karena ingin BAK, setiap BAK harus mengedan, BAK sering tidak lampias. Pemeriksaan fisik yang harus dilakukan?

  1. Rectal toucher

61.  Terapi SR Kataton (ada vignette-nya)

  1. Haloperidol
  2. SSRI
  3. Lithium
  4. Carbamazepin

62.  Terapi obsesif-kompulsif (ada vignette-nya)

  1. Serotonin-dopamin antagonis
  2. SSRI
  3. Dopamin
  4. Haloperidol

63.  Bels Palsy à parese N. VII perifer

64.  Anak ♂, 3 tahun, didapatkan biru pada mukosa mulut dan ujung jari. Riwayat langsung jongkok setelah berlari, (+ gejala2 TOF), diagnosa?

  1. TOF

65.  Pemeriksaan penunjang untuk Morbus Hansen? (ada vignette-nya)

  1. Ziehl Niellsen
  2. Giemsa
  3. Gram
  4. KOH

66.  OAT yang menyebabkan penurunan pendengaran?

  1. INH
  2. Rifampisin
  3. Pirazinamide
  4. Streptomisin
  5. Etambutol

67.  seorang PSK yang memakai AKDR mengeluh keputihan. Akibat AKDR pada pasien ini?

  1. Nyeri pelvik kronis
  2. Salpingitis
  3. Flek berulang-ulang

68.  Kontrasepsi yang cocok pada profesi di atas?

  1. AKDR
  2. Kondom
  3. Suntik 1 bulan
  4. Suntik 3 bulan

69.  Terapi gonorrhea?

  1. Vankomisin 2 g iv dosis tunggal + eritomisin 4 x 500 mg selama 7 hari
  2. … (optionnya mirip2, nama obat, cara pemberian beda2)

70.  Hasil tes Weber pada seorang pasien adalah lateralisasi ke telinga kiri (telinga yang sakit). Diagnosa?

  1. Tuli sensorineural kiri
  2. Tuli konduktif kiri
  3. Tuli sensorineural kanan
  4. Tuli konduktif kanan

71.  Pembantu rumah tangga, 29 tahun, datang dengan keluhan tangan bersisik dan gatal. Keluhan timbul setelah membersihkan kamar mandi. Diagnosa?

  1. Dermatitis kontak iritan
  2. Dermatitis kontak alergi

72.  ♂, 49 tahun, mengeluh timbul bercak di telapak kaki kiri dan terdapat varises di kaki kiri. Diagnosa?

  1. Dermatitis statis
  2. Dermatitis numularis
  3. Lepra

73.  Pada hasil foto röntgen seorang pasien, terdapat gambaran opak di subkostal XII dextra. Diagnosa?

  1. Nefrolitiasis dekstra
  2. Efusi pleura
  3. Ca paru
  4. Choledolitiasis
  5. Abses paru

74.  Gejala-gejala erisipelas

75.  Stroke perdarahan intraserebral diberi terapi?

  1. Anti agregasi trombosit
  2. Anti koagulan
  3. Anti hipertensi

76.  Untuk menyingkirkan SOL, pemeriksaan penunjang yang dilakukan?

  1. LP
  2. CT-scan
  3. MRI
  4. Röntgen

77.  Anak datang dengan gejala scissors (+), fladed hand (+), BTR ↑, KPR ↑. Tipe cerebral palsy?

  1. Displegik
  2. Quadriplegik
  3. Campuran

78.  ♂, 26 tahun, datang dengan keluhan kencing bernanah. Pemeriksaan diagnostik yang harus dilakukan?

  1. Pewarnaan gram
  2. Giemsa
  3. Urine lengkap
  4. Darah lengkap

79.  Pada CT scan, didapatkan gambaran hipodens pada lobus fronto-temporal. 2 jam tangan Cuma bisa digeser. Diagnosa?

  1. Stroke infark aterotrombotik sistem karotis kanan + afasia

80.  Anak, tiba-tiba “bengong”, mulut mengecap-ngecap, setelah kejang anak tidak sadar. Diagnosa?

  1. Epilepsi parsial kompleks
  2. Lena
  3. Epilepsi tonik klonik
  4. Epilepsi mioklonik

Mata pasien tertusuk rumput, mata menjadi merah, terasa perih dan panas, silau. Oleh penderita disiram dengan air gosokan sirih, malah memburuk. Penderita berobat ke puskesmas diberi obat antibakteri dan tidak ada perbaikan. Pada pemeriksaan oftalmologis didapatkan visus menurun dan tampak lesi satelit di sekitar infiltrat sentral. (vignette khas ulkus kornea ec jamur)

81.  Pemeriksaan yang dilakukan?

  1. Pemeriksaan KOH
  2. Gram
  3. Giemsa

82.  Obatnya apa?

83.  Gejala dan tanda yang didapat sebagai dasar diagnosis?

  1. Infiltrat di sekitar lesi
  2. Tampak hipopion yang tidak rata
  3. Tertusuk rumput

84.  Pasien dengan hidung berair, tersumbat (obstruksi parah), progresif, deformitas (-). Pemeriksaan yang dilakukan?

  1. Laringoskopi indirek
  2. Rinoskopi anterior
  3. CT scan kepala
  4. Waters
  5. Röntgen os nasal

85.  Siswa SD datang dengan keluhan rambut patah beberapa mm diatas permukaan kepala. Diagnosa?

  1. Tinea favosa
  2. Piedra hitam
  3. Trichotilomania
  4. Gray patch ringworm
  5. Alopecia generalisata

86.  ♂, 11 tahun, panas badan tinggi terutama pada malam hari sejak > 1 minggu. S: 38,5oC, lidah kotor (+). Diagnosa?

  1. Demam typhoid
  2. Leptospirosis
  3. Malaria
  4. Pneumonia
  5. Difteri

87.  ♂, 15 tahun, perilaku kekanak-kanakan, bicara tidak nyambung, sering memakai jas hujan ketika tidak hujan dan membawa sapu. Os sulit mandi, keluyuran selam 2 hari, ditemukan dalam keadaan kotor. Diagnosa?

  1. Skizofrenia
  2. Skizoafektif
  3. Gangguan bipolar
  4. Psikosomatis

88.  ♀, 25 tahun, datang dengan keluhan ibu jari kaki tebal, tidak terasa nyeri, lama-kelamaan kuku terbelah menjadi 2

  1. Trichopiton  tonsurans
  2. Sporothrix schenxii
  3. Nocardia sp
  4. Candida sp

89.  ♂, 46 tahun, mengeluh rahang bawah sulit dibuka. Riwayat kaki terlindas gerobak dan luka pada kaki kanan dan sudah mengering. Organisme penyebab penyakit tersebut?

  1. Clostridium tetani
  2. Bacillus antrachis
  3. Clostridium botulinum

90.  Anak datang dengan keluhan mencret. Dari pemeriksaan fisik didapatkan konjungtiva anemis. Pemeriksaan darah Hb=8 mg/dl, leukosit 11000/lbp. Dari pemeriksaan feses ditemukan cacing ukuran 40×60 mikron, berbentuk bujur dan berdinding tebal. Organisme penyebab?

  1. Ascaris lumbricoides
  2. Ancylostoma duodenale
  3. Toxocara canis
  4. Trichuris trichiura

91.  ♂, 35 tahun, warga negara Eropa ingin bekerja di Indonesia. Os mengidap HIV/AIDS dan ingin vaksin BCG. Dokter menyetujui dengan alasan?

  1. Vaksin BCG membentuk imunitas seluler pada penderita HIV/AIDS
  2. Makrofag pada pasien HIV tidak terpapar sehingga masih mungkin untuk vaksin BCG
  3. Pada os tidak terdapat imunitas pada TBC

92.  ♂, 11 tahun, mengeluh diare > 10 x/hari, BAB disertai lendir dan darah. Dari pemeriksaan fisik didapatkan S=38,5oC, BU (+) ↑. Bakteri penyebab?

  1. Entamoeba colli
  2. Amoeba hystolitica
  3. Shigella dysentriae
  4. Vibrio cholera

93.  ♀, 46 tahun, mengeluh timbul bercak kecoklatan di telapak tangan. Keluhan lain tidak ada. Pemeriksaan selanjutnya?

  1. Pemeriksaan kultur bakteri dari bahan kerokan
  2. Pemeriksaan mikroskopik bakteri dari bahan kerokan
  3. Pemeriksaan jamur dari bahan kerokan
  4. Pemeriksaan jamur dari darah
  5. Pemeriksaan penanda tumor

94.  Tanda tonsilitis kronis

  1. Kripta melebar

95.  Diketemukan mayat bayi beserta plasenta. Dari otopsi dapat diketahui?

  1. Usia kehamilan: aterm/preterm
  2. Penyebab kematian
  3. Identitas orangtua
  4. Sudah bernafas belum

96.  Anak ♂ 5 tahun mengeluh suara serak. Dari pemeriksaan fisik didapatkan tonsil tertutup selaput putih kemerahan, unilateral. Penanganan yang tepat?

  1. Penisilin + ADS
  2. ADS
  3. Penisilin + Vit C
  4. Vit C

97.  Sebagai dokter, anda sedang berada di tempat kejadian ledakan bom. Seorang anak kecil terkena lempengan logam yang menusuk di perutnya. Sebagai seorang dokter, tindakan apa yang akan anda lakukan?

  1. Tidak bertindak apa-apa
  2. Mengambil lempengan logam tersebut dan menutup luka
  3. Langsung mengambilnya tanpa mengetahui seberapa dalamnya
  4. Mengamankan tanpa memindahkannya

98.  Anak 5 tahun, batuk-batuk sejak 3 minggu. Riwayat demam atau batuk lama sebelumnya tidak ada. Penurunan berat badan ada. Pada pemeriksaan fisik, teraba KGB colli yang membesar. Pemeriksaan penunjang untuk menegakkan diagnosa?

  1. Pemeriksaan sputum
  2. Pemeriksaan bilas lambung
  3. Tes Mantoux
  4. Foto thorax

99.  ♀, 35 tahun mengeluh timbul bercak-bercak merah di kedua lututnya, makin lama makin tebal dan meluas hingga sebesar tatakan gelas. Fenomena Koebner (+). Pengobatannya?

  1. Ketokonazole krim
  2. Griseofulvin krim
  3. Kortikosteroid krim
  4. Nistatin krim
  1. G2P1A0 post SC , tanda-tanda inpartu (+), mengeluh nyeri perut tiba-tiba. Tanda vital dbn, BJA (+) 140x/m reguler, teraba langsung bagian anak di bawah dinding perut. Tindakan apa yang selanjutnya akan dilakukan setelah bayi lahir?
    1. Histerektomi
    2. Salpingektomi
  1. G3P2A1 tanda inpartu (+), ketuban pecah sejak 4 jam yang lalu. Anak letak sungsang, station -3, teraba bahu. Tindakan apa yang dilakukan?
    1. Drip oksitosin + CTG
    2. CTG saja + penanganan posisi tidur
  1. Tabrakan berlawanan arah. Terdapat nyeri, bengkak dan krepitasi pada lutut kanan. Sendi dan panggul kanan tidak bisa digerakkan. Tindakan yang dilakukan?
    1. Reduksi
    2. Observasi
    3. Fasiotomi
    4. Traksi
    5. Pembidaian
  1. Pasien tidak bisa BAB, mual, muntah, nyeri perut melilit, Bising usus meningkat. Diagnosa?
    1. Ileus obstruktif
    2. Ileus paralitik
    3. Konstipasi
  1. Pasien tabrakan dengan motor. Helm terlepas. Tindakan yang dilakukan?
    1. Chin lift
    2. Head tilt
    3. Jaw thrust
  1. Target: 85%, kesenjangan: 84,2%. Rumusan tujuan umum?
2005 2006
Tetanus Morbiditas
Mortalitas
Diare Morbiditas
Mortalitas
  1. Definisi KLB diare
  2. Definisi KLB tetanus
  1. Pasien dengan diagnosa OMA stadium bulging. Tindakan yang dilakukan?
    1. Timpanoplasti
    2. Miringotomi
    3. Miringoplasti
  1. Anak ♀, 3 tahun, datang dengan keluhan mencret dan muntah sejak 3 hari yang lalu. Keluhan disertai rasa mengantuk. Dari pemeriksaan fisik didapatkan keadaan letargis, BB= 15 kg, N= 160 x/m cepat dan lemah, R= 40 x/m, mukosa mulut kering, torgor kembali lambat, ekstremitas dingin, capillary refill 5”. Diagnosa?
    1. Distres pernafasan
    2. Gagal nafa tipe I
    3. Diare dehidrasi berat
    4. Syok hipovolemik
    5. Syok septik
  1. Anak ♂, 11 tahun, datang dengan panas badan, nyeri dan bengkak di sendi, sesak pada saat tidur, lutut bengkak. Diagnosa?
    1. Demam rheumatik akut
    2. Gagal jantung
    3. Endokarditis
    4. Penyakit jantung rheumatik
    5. Miokarditis
  1. Anak 7 tahun, datang dengan demam 5 hari. Dengue blot IgG (+), IgM (+), torniquet test (+), tidak ada perdarahan di tempat lain.
    1. Dengue fever
    2. DHF grade I
    3. DHF grade II
    4. DHF grade III
    5. DHF grade IV
  1. Anak 12 tahun, riwayat sering bersin, hidung tersumbat, kadang disertai sesak. riwayat keluarga asma (+), urtikaria (+). Diagnosa?
    1. Sinusitis
    2. Asma
    3. Rhinitis alergi
  1. Anak 16 bulan, datang dengan kejang bentuk tonik klonik selama 2 menit. Sebelum kejang, os mengalami demam dan mencret. Obat anti konvulsan yang tepat
    1. Fenitoin
    2. Karbamazepin
    3. Diazepam
    4. Fenobarbital
    5. Asam valproat
  1. Anak 5 tahun, datang dengan kejang pada lengan kanan, kemudian diikuti pada tungkai kanan dan sudut bibir bergerak-gerak. Awalnya os sadar kemudian menjadi tidak sadar. Diagnosa?
    1. Kejang parsial
    2. Kejang parsial kompleks
    3. Absance
    4. Tonik klonik
    5. Mioklonik
  1. Anak 3 tahun dengan penurunan kesadaran. Riwayat keluar nanah dari telinga (+). Dari pemeriksaan laboratorium diperoleh LCS keruh, nonne (+), Pandy (+), glukosa …(lupa). Diagnosa?
    1. Encephalitis
    2. Meningitis
    3. Efusi subdural
  1. Anak 14 tahun mengeluh lemah. Pemeriksaan fisik: facies rodent (+), ikterik (+), hepatomegali (+), Lien teraba Scuffner III. Komplikasi yang dapat terjadi?
    1. Perdarahan GIT
    2. Hemartrosis
    3. Infeksi
    4. Trombosis
    5. Krisis aplastik
  1. ♂, 47 tahun, mengeluh nyeri pada pangkal jempol kaki kanan. Pada status lokalis: bengkak (+), nyeri (+), eritem (+). Riwayat hipertensi (+), overweight (+). Diagnosa?
    1. Artritis reactive
    2. Osteoarthritis
    3. Arthritis gout
    4. Rheumatoid arthritis
  1. Decompensatio cordis
  1. Alergi à th/ antihistamin/dexamethason, cara pemberian: oral/iv
  1. Ibu hamil mengeluh timbul bintil-bintil berisi air di labia. Terapi?
    1. Asiklovir topikal
    2. Asiklovir oral
    3. Asiklovir sistemik
    4. Vansiklovir
    5. Famotidin oral
  1. Varicella pada bumil à th/?
  2. Patch test, prick test
  3. (Vignette hipertiroid) Yang termasuk indikator Indeks Wayne adalah?
  4. Diabetes Mellitus gestasional
  1. Bunyi jantung= 112, denyut nadi= 104. Jenis fibrilasi apa?
    1. Atrium fibrilasi
    2. AV blok tipe 1
    3. AV blok tipe 3
    4. VES
  1. Pasien tidak sadar. Glukosa darah 676. Urine: albumin (-), glukosa (+++), keton (++++). Diagnosa?
    1. Ketoasidosis
  1. Murmur sistolik di linea midclavicularis sinistra. Diagnosa?
    1. Regurgitasi tricuspid
    2. Regurgitasi mitral
    3. Insufisiensi katup aorta
    4. Prolaps katup aorta
    5. Prolaps katup pulmonal
  1. Anak dengan keluhan sesak. pemeriksaan fisik didapatkan wheezing (+), Rhonkhi +/-. Diagnosa?
    1. Bronkhopneumonia
    2. Bronkhitis
  1. Otopsi pada seorang pria muda. Tak tampak tanda kekerasan pada tubuh. Di kamarnya banyak berserakan obat warung biasa. Hal yang akan anda lakukan?
    1. Mengirim seluruh jenazah ke ahli forensik
    2. Mengirim seluruh organ ke ahli forensik
    3. Mengirim organ yang penting ke RS dengan lab forensik yang lengkap
    4. Mengatakan pada polisi tidak tahu penyebab kematian
  1. Seandainya organ yang dikirim, maka organ yang perlu dikirim
    1. Hepar, ginjal, paru, jantung, pankreas
    2. Hepar, ginjal, paru, jantung, pankreas, otak
    3. Hepar, ginjal, jantung
    4. Hepar, ginjal, paru, jantung, usus, lambung, otak
  1. Pasien dengan bercak-bercak di kulit punggung dan muka mengeluh mual muntah dengan nyeri ulu hati. Obat yang dapat menyebabkab hal ini?
    1. Amphoterisin B
    2. Nistatin
    3. Flukonazole
    4. Griseofulvin
  1. Seorang pasien datang dengan bercak hipopigmentasi, pembesaran nervus perifer (-), terdapat penurunan rasa pada kulit dengan lesi dan kulit normal. Hasil pemeriksaan BTA (-). Diagnosa yang mungkin?
    1. Morbus Hansen pausibasiler
    2. Morbus Hansen multibasiler
    3. Vitiligo
    4. Hipopigmentasi post inflamasi
  1. Seorang G?P?A? anak letak lintang, dirujuk oleh bidan dari paraji dengan alasan partus lama. Pembukaan 3-4 cm, ketuban (-), teraba tangan, BJA (-). Bagian-bagian anak mudah teraba. Diagnosa yang mungkin?
    1. Ruptur uteri komplit
    2. Ruptur uteri inkomplit
  1. Alasan terjadi hal tersebut adalah
    1. Letak anak lintang
  1. Penanganannya?
    1. Histerektomi
    2. Histerorafi
  1. Penderita datang dengan rujukan partus lama, pembukaan 3-4 cm, ketuban (+), his 1 x dalam 10 menit selama 30 detik. Penanganan pasien?
    1. Drip oksitosin
    2. Pemecahan ketuban
  1. Pasien dengan keluhan bercak kemerahan di atas alis yang hilang timbul. Tes kertas rokok (+). Diagnosa?
    1. Dermatitis seboroik
    2. Dermatitis kontak iritan
    3. Dermatitis kontak alergi
  1. Pasien dengan kelainan kulit di telinga berupa edema, eritem, timbul vesikel, terjadi setelah memakai anting imitasi. Diagnosa?
    1. Dermatitis kontak iritan
    2. Dermatitis kontak alergi
  1. Pasien datang dengan keropeng di mulut. Kelainan kulit berupa kulit melepuh, bula dan konjungtivitis. Riwayat makan obat-obatan sebelumnya (+). (Steven-Johnson syndrome). Tindakan life-saving?
    1. Pemberian kortikosteroid po
    2. Pemberian kortikosteroid iv
    3. Pemberian kortikosteroid ic
    4. Pemberian kortikosteroid im
    5. Pemberian IVFD (cairan)
  1. Pasien datang dengan keluhan benjolan di pipi kiri yang awalnya dikira jerawat. Pada puncak benjolan terdapat titik hitam. Diagnosa?
    1. Kista aterom
    2. Kista dermoid
    3. Lipoma
    4. Ganglion
  1. Pasien mengeluh nyeri perut kanan sejak 1 hari SMRS. Rovsing sign (+), psoas sign (+). Tindakan anda?
    1. Rujuk pasien untuk operasi
    2. Beri antasida
    3. Beri analgetika
    4. Beri antibiotik
  1. Laboratorium untuk menegaskan diagnosa kerja anda?
    1. Leukosit
    2. Trombosit
    3. Eitrosit
    4. Hematokrit
    5. Laju endap darah

Soal-soal Try-Out UKDI Tipe 03

  1. Pengobatan Asma : nebulisasi β agonis
  2. Antibiotik untuk Clostridium tetani :
  3. Wanita, IUD, punya 2 anak, dua bulan tidak mendapat haid, bagaimana mengetahui          hamil:
  4. Telur-telur cacing:
  5. Penyakit-penyakit seksual  à untuk diagnosisnya apa:
  1. Wanita hamil 8 bulan, HIV, agar anak tidak terkena HIV, maka partus:
    1. pervaginam, langsung kasih Zidavudin
    2. Caesar langsung kasih Zidavudin
    3. Tunggu sampai aterm kasih Zidavudin
    4. Tunggu sampai aterm kasih protease inhibitor
    5. Langsung caesar kasih protease inhibitor
  1. Karies profunda, konsul ke bagian :
    1. orthodonti
    2. periodonti
    3. konservasi
  1. Pencegahan primer, sekunder :
  1. Wanita 60 tahun benjolan di payudara kanan sejak 6 bulan SMRS makin membesar,          kulit jeruk (+), papila mamae retraksi, discharge hemoragis. PF: massa padat,   terfiksir, pembesaran KGB (+) axila kanan.
    1. FAM
    2. Fibrocystic sarcoma
    3. ……………
    4. Ca insiti
    5. Invasive Ca
  1. Neurodermatitis : th/ salep kortikosteroid
  2. Gangguan afektif bipolar episode kini depresi dengan gejala psikotik : th/   antipsikotik dan antidepresan
  3. Elefantiasis : jenis-jenisnya
  4. Cacing dengan proglotid gravid mengandung uterus dengan percabangan lateral 15-          30 buah : taenia saginata
  5. Lengan kanan lemah sejak ….. SMRS, diikuti lemah lengan kiri dan kedua tungkai             spastik. Rasa raba normal, tapi rasa nyeri dan suhu hilang. Diagnosa :
  1. Foto thorax PA : nodul kecil di basal paru kanan dan kalsifikasi KGB hillus kanan:
    1. Ca paru
    2. ….
    3. Granuloma dengan kalsifikasi e.c susp bekas TB
    4. …..
  1. KLL, kita berada di lokasi kejadian, tindakan pertama :
    1. memanggil ambulance
    2. memindahkan korban ke bahu jalan
    3. memeriksa jalan nafas
  1. Pasien DM à borok àdiusulkan amputasi oleh dokterà pasien menolak. Saat keadaan pasien kritis dokter meminta persetujuan pada keluarga untuk amputasi, keluarga setuju kaki pasien diamputasi. Tindakan dokter tersebut :
    1. benedit
    2. non-benefit
    3. justice
    4. ….
    5. Non-maleficienci
  1. Pasien nyeri dada. Riwayat HTN, DM dan PJK (+). Riwayat keluarga stroke (+). Obat untuk mencegah stroke pada pasien ini :
    1. aspirin
    2. streptokinase
    3. heparin
    4. warfarin
    5. vit B12
  1. Wanita bunuh diri dengan minum obat nyamuk. PF bau nafasnya:
    1. minyak tanah
    2. ….
    3. ….
    4. ….
    5. Aseton
  1. Ditemukan mayat bayi tali pusat (+). Tes yang perlu dilakukan: tes apung paru
  1. Wanita …. tahun. BMD -2,5 SD, diagnosa :
    1. osteoporosis
    2. osteopeni
    3. osteomalacia
  1. Wanita bunuh diri dengan obat nyamuk : DK/ keracunan insektisida
  2. Wanita bunuh diri dengan obat nyamuk. Pada otopsi yang ditemukan pada lambung :
  3. Anak punya kebiasaan bernafas melalui mulut : th/ memberikan permen karet
  1. Pasien tetanus :
    1. ATS
    2. TS
    3. Vaksin tetanus
    4. ….
  1. Pasien tetanus: e/ Clostridium tetani
  2. Intoksikasi jengkol : th/ BicNat
  1. Pasien DM, ruam di selangkangan gatal :
    1. eritrasma
    2. tinea kruris
    3. candidiasis
    4. ….
    5. Erisipelas
  1. Rambut patah beberapa mm di atas kulit kepala : dk/ tinea kapitis
  1. Ventrikel takikardi :
    1. Kardioversi
    2. Defibrilasi
  1. Wanita 18 tahun belum haid. Tanda-tanda pubertas sekunder (+). Usulan pemeriksaan:
  1. Wanita dengan IUD, 2 tahun. Tidak pernah periksa, datang dengan keluhan hamil. In spekulo tidak tampak benang. Melahirkan secara spontan, IUD tidak keluar. Usulan pemeriksaan :
    1. USG
    2. Foto abdomen
    3. Laparatomi
  1. Wanita pingsan saat di konser musik. PD/ hipersonor pada paru ……. suara nafas menghilang pada paru …………. : e/ crush asfiksia
  1. Laki-laki sesak. Foto thorax jantung seperti botol. DK :
    1. ….
    2. Tamponade jantung
    3. …..
  1. Punksi pleura a.i efusi pleura. PF : perkusi paru redup dibawah ICS IV dx. Lokasi punksi :
    1. ICS IV midaxilaris dx
    2. ICS VI midaxilary dx
  1. Wanita 18 tahun, belum menstruasi, pemfis Tanner II, periksa apa :
    1. CT scan sella tursica
    2. Uji tangkap progesteron
    3. Periksa hormonal
  1. Wanita 18 tahun jika stres sering marah-marah dan mengancam bunuh diri. Apa yang menjelaskan keadaan diatas :
    1. pola pendidikan ibu
    2. pola pendidikan ayah
    3. mekanisme pertahanan diri
  1. Laki-laki DM tipe II dan ulkus diabetik, pencegahan tersier :
  2. Laki-laki 56 tahun batuk, sesak dan panas, sebelumnya ada ayam mati di    lingkungan. Pencegahan primer :
  3. Seorang petugas puskesmas keliling menemukan penduduk batuk > 2 bulan,           pencegahan sekunder :
  1. Laki-laki diantar ke UGD dengan demam (+), rigiditas badan. Sebelumnya dirawat           karena bicara sendiri dan pulang diberi obat warna oranye. Lab leukositosis. DK :
    1. Meningitis
    2. Syndrom neuroleptik maligna
  1. Panas, sakit pinggang, sebelumnya batuk pilek : GNA post streptococcus
  2. Pasien suka lupa à Demensia senilis, Alzeimer
  3. Gagal ginjal kronik
  4. Penyakit ginjal à sesak nafas, hipovolemik, tensi meningkat, nadi cepatà GGA ….
  5. Nyeri daerah wajah, terutama bila menguap, mengunyah à nyeri nociceptive         musculoskeletal
  1. Laki-laki 24 tahun, batuk 1 bulan. Pemeriksaan tuberkulin (+). Untuk pemeriksaan sputum media yang dipakai :
    1. lowen jensen
    2. thayer martin
  1. anak 5 tahun, demam 4 hari, bintik kemerahan (+) hepatomegali, PCV 60%, tensi 70/50, terapi pertama : dextrose 5% 20 ml/kgBB
  2. Penelitian pada suatu kelompok homosex tentang perilakunya. Cara pemilihan sample :
  3. laki-laki batuk 1 bulan maka terapi yang dilakukan: terapi awal INH 2 bulan
  4. laki-laki 50 tahun gejala DM, GD puasa 150, kenapa bisa terjadi à resistensi insulin
  1. Penelitian pada dua kelompok pekerja A dan B. A terpapar, B tidak. Dilakukan dalam  satu waktu, nama penelitian :
    1. cross sectional
    2. kohort
  1. Wanita, 6 bulan yang lalu timbul benjolan di payudara. Benjolan keras, terfiksir, ada retraksi papila mammae dan pendarahan, ada gambaran kulit jeruk, diagnosis:
    1. Ca insitu
    2. Phyloides
    3. FAM
  1. KLL, A= ngorok, B=40x, C= T90/50  N120x, fraktur femur terbuka. Penanganan pertama :
    1. kasih O2
    2. pasang infus abocath no 18
    3. torniket
    4. membersihkan airway dan pasang orofaring tube
  1. Soal diatas, diberi cairan apa :
    1. D5
    2. RL
    3. NaCl
    4. Dopamin
  1. Setelah pasien tidak lulus ujian, timbul kelainan kulit. Obatnya apa:
    1. Krim …………..
    2. Salep ………….
  1. Hiperkarotenemia, organ apa yang diperiksa :
    1. sklera
    2. telapak tangan
    3. telapak kaki
  1. Pasien gizi buruk dibawa ke pelayanan pembinaan keluarga, gunanya apa:
    1. kesadaran keluarga meningkat
    2. ……………
    3. …………….
  1. Tuli sensorineural, bagaimana hasil pemeriksaan garpu tala :
  1. Pasien dengan kontrasepsi estrogen dosis tinggi jangka lama, dapat menyebabkan apa:
    1. Ca mammae
    2. Osteoporosis
  1. Pasien dengan nyeri dada hilang timbul, merokok, gampang marah, berat badan berlebih, kurang olah raga, ayah umur 45 th meninggal karena PJK. Tensi 140/90. Apa nasihat untuk pasien ini :
    1. kurangi merokok
    2. kurangi berat badan
    3. mulai berolahraga
    4. jangan gampang marah
  1. Wanita 23 tahun tabrakan, tidak sadar (+), jejas pada hemothorax kanan ICS IV. Auskultasi hemothorax kanan (-), JVP meningkat, trachea terdorong ke kiri. Yang harus segera dilakukan:
    1. intubasi
    2. pemasangan chest tube
    3. konsul bedah
    4. dekompresi dengan jarum
    5. trcheostomi
  1. Laki-laki 68 tahun. KU nyeri dada, tidak sadar. Sebelumny dilakukan intubasi dan kompresi jantung luar. EKG takikardi ventrikuler 165 x/mnt. Nadi tidak teraba. Tindakan selanjutnya :
    1. kardioversi
    2. defibrilasi
    3. analgetik
    4. infus
    5. foto roentgen
  1. Laki-laki 26 tahun. KU gusi mudah berdarah. Setelah disikat (+) gigi gatal. Merokok (+) 3 tahun yang lalu. Pemeriksaan dental : gigi warna coklat, gusi hitam. Konseling yang diberikan :
    1. penyikatan gigi secara benar dan teratur kontrol 6 bulan sekali
    2. scalling dan konsul periodontik
    3. berhenti merokok
    4. obat kkumur, antiseptik dan analgetik
    5. konsumsi vit C
  1. Laki-laki 18 tahun gigi rahang atas depan goyang, gigi terasa sakit jika kontak dengan gigi bawah, bibir bengkak. Pemeriksaan dental, gigi vital tidak ada kerusakan pada mahkota gigi. Ro fraktur (-). Kita akan konsul ke bagian :
    1. konservasi
    2. pedodontik
    3. orthodontik
    4. periodontik
    5. bedah muluh
  1. Laki-laki 7 tahun, sering bernapas melalui mulut, sering haus, kelainan saluran nafas (-). Konseling yang kita lakukan :
    1. memberikan permen karet
    2. mengingatkan untuk selalu tutup mulut
    3. konsul ke pedodontik
    4. memakai masker
    5. pendekatan psikologis
  1. penyuluhan diare di masyarakat. Yang menjadi sasaran tersier :
    1. balita
    2. ibu yang punya balita
    3. kader
    4. tokoh masyarakat
    5. petugas kesehatan
  1. Wanita 8 bulan. KU sesak nafas 3 hari. Stridor (+) inspirasi, retraksi SS (+). Sesak berkurang jika miring atau memakai bantal. Febris (-). Makan minum tak. Keluhan serupa (+) 1 bulan yang lalu. Pada ronsen penyempitan soft tissue leher di laring. Penatalaksanaan :
    1. rehidrasi
    2. O2 adekuat
    3. Antibiotik iv
    4. Nebuliser dengan recenik epinefrin
    5. Pemasangan endotracheal secepatnya
  1. Laki-laki 65 tahun. KU pendengaran telinga kiri menurun selama 4 bulan. Otoskop CAE tenang serumen (-) MT tenang intak. Untuk mngetahui derajat gangguan dengar :
    1. tes suara
    2. tes garpu tala
    3. timpanometri
    4. tes refleks stapedial
    5. auto akustik emerson
  1. polisi membawa korban pemerkosaan dengan membawa surat permintaan visum, tindakan kita :
    1. membuat VeR sesuai dengan pemeriksaan
    2. menolak membuat visum
    3. meminta surat VeR yang tanggalnya sesuai dengan pemeriksaan
    4. meminta polisi membawa korban untuk diperiksa kembali
    5. membuat VeR sesuai dengan rekam medis yang sudah diisi
  1. Wanita 35 tahun meninggal di rawat inap karena HIV-AIDS, yang benar menyangkut kerahasiaan diagnosis:
    1. tidak dilaporkan ke dinas kesehatan
    2. tidak boleh dilaporkan ke polisi
    3. tidak boleh dilaporkan ke keluarga
    4. tidak boleh dilaporkan ke dokter yang tidak merawatnya

e.   tidak boleh dilaporkan ke petugas kamar jenazah

212. Bayi 3 minggu diare > 10x/hari sejak 1 minggu yang lalu. ASI (+), dubur merah (+), darah dan lendir (-). Penanganan yang tepat :

  1. ASI teruskan
  2. ASI + susu formula
  3. Beri antibiotik
  4. Beri probiotik

213. Wanita 40 tahun, efusi pleura, tempat punksi pleura :

  1. ICS II dekat sternum
  2. ICS IV dekat sternum
  3. ICS IV midclavikula
  4. ICS VI midclavikula
  5. ICS VII dekat columna

214. Guru, rhinitis alergi, pemeriksaan yang tepat :

a. eosinofil

b. tes alergi kulit

215. 20 tahun, demam 1 minggu, BAB encer, lidah kotor, pemeriksaan tepat :

a. urin rutin

b. BTA

c. Widal

216. Bayi, demam, sesak, retraksi interkostal + epigastrium. Gambaran radiologis :

a. infiltrasi paru

b. konsolidasi paru

217. Bayi, demam, sesak, tensi 85/60, R=32x, N=130X, S=390. keadaan yang tepat:

  1. depresi nafas
  2. syok kompensasi
  3. syok dekompensasi
  4. gagal nafas

218. Wanita pake IUD, hamil, melahirkan IUD (-). Penanganan :

a. bilang IUD tidak ada

b. bilang IUD ada

c. foto ronsen

d. rujuk ke SpOG untuk laparatomi

219. Gambaran radiologis pneumothorax :

220. Laki-laki, kecelakaan, penumothorax, hal yang harus dilakukan :

a. pemeriksaan nadi

b. pemeriksaan pernafasan

c. pemeriksaan jalan nafas

Soal-soal Try-Out UKDI Tipe 04

  1. Wanita, 31 tahun merasa adanya massa pada mammae sinistra. 1 bulan yang lalau os mengalami kecelakaan saat naik mobil sehingga dada kirinya terbentur. PD : massa keras, diameter 3 cm, kulit kemerahan (+). Diagnosa ?
    1. abses
    2. karsinoma
    3. necrosis lemak
    4. mastitis aspesifik
  1. Wanita, 25 tahun, mengeluh ada benjolan pada payudara kanan. Os memiliki 3 anak balita, yang terkecil usia 2 tahun. PD : massa keras, batas tidak tegas, diameter 1 cm. Diagnosa ?
    1. abses
    2. lactating adenoma
    3. fibrocistik adenoma
    4. ..
    5. ..
  1. Wanita, 18 tahun, mengeluh adanya benjolan pada payudara kanan. Nyeri (-), batas tegas, kenyal,mobile. Diagnosa ?
    1. abses
    2. ca
    3. Fibroadenoma
    4. mastitis aspesifik
    5. ..
  1. Anak 13 tahun, sakit kepala hebat, muntah-muntah, hasil CT scan : massa infra tentorium. Diagnosa ?
    1. Ependimoma à bs dimana pun spanjang sistem ventrikular dan kanalis spinalis
    2. b. Meduloblastoma à terutama pada anak2 (5 tahun) muncul dari vermis serebelar à ventrikel 4. sangat ganas, menyebar mll LCS(linsay, p.293)
    3. Neuroblastoma
    4. Pheocomositoma
    5. Glioblastoma multiforme
  1. Pria 60 tahun, muntah dan BAB hitam. Sejak 1 tahun yl nyeri ulu hati + minum obat rematik.  PD : nyeri ulu hati, lain2 dbn.Zat apa yang meningkat ?
    1. HCL
    2. Renin
    3. Pepsin
    4. Gastrin
    5. Histamin
  1. Pria, 50 th, muntah & BAB ter. Sejak 6 tahun yl nyeri ulu hati (+). BB turun drastis. PD : kurus, anoreksia, massa epigastrium (+). Hb 6 gr/dL, godar A. Pemeriksaan tambahan u/ diagnosa ?
    1. BNO
    2. Endoskopi + biopsi
    3. Esofagografi
    4. Colon in loop
    5. Colonoscopy
  1. Anak 3 minggu diare sejak 1 minggu yl, >10x/hari, hanya diberi ASI, perut suka kembung. PD : meteorismus & ruam sekitar anus. knapa ruam ?
    1. Iritasi popok
    2. Infeksi
    3. BAB basa
    4. BAB asam
    5. BAB acholis
  1. knapa anak itu ?
    1. Alergi
    2. Intoleransi ASI
    3. Intoleransi laktosa
    4. Sindrom pascaenteritis
    5. Infeksi kronis …
  1. Wanita 30 tahun, IRT, gatal pada sela jari dan bagian lain dari tubuh. Patch test selama 2 minggu : detergen (+). D/?
    1. DKA
    2. DK iritan
    3. D. Intertriginosa
    4. D. Impetigenisata

10.  wanita, disfagia bila makan padat, tapi sekarang jadi susah minum juga.regurgitasi makanan yang belum tercena (+), sudah 2x bronchitis. Ro :

  1. Barium spot
  2. Additional shadow
  3. Filling defect irreguler
  4. Rat tail appearance
  5. Honey-comb appearance

11.  Seorang pria umur 35 thn mau pergi ke papua. Profilaksis malaria yang diberikan adalah :

  1. Hidroxykloroquin
  2. Mefloquin
  3. Haloftarin
  4. Doksisiklin
  5. Pirimetamin

12.  Seorang pria umur 52 thn dengan DM tipe 2 selama 2 tahun. Seorang dokter datang ke keluarganya untuk :

  1. membahas penatalaksanaan pasien dengan keluarga
  2. melihat gaya hidup keluarga
  3. mencari yang sama penyakitnya dalam keluarga
  4. membahas bila terjadi komplikasi pada pasien

13.  Seorang wanita umur 26 thn, mengeluh benjolan di leher. Benjoln bilateral di sekelilin trakea. Benjolan timbul sejak  1 thn y.l setelah pasien melahirkan anak 1. Pasien merasa benjolan makin membesar. Pasien telah beroat ke puskesmas, diberi garam beryodium, namun keluhan tetap ada. Penatalaksanaannya :

  1. diberi garam beryodium lagi
  2. diberi susu
  3. diberi garam beryodium + susu
  4. diberi suntIkan T3
  5. diberi lipiodol

14.  Ketika sedang berjalan, anda melhat ada mobil tertimpa tiang listrik. Yang dilakukan pertama kali adalah :

  1. menelepon PLN untuk mematikan listrik
  2. menarik orangnya keluar mobil tanpa menyentuh kabelnya
  3. menyingkirkan kabel dengan tongkat kayu, sarung tangan karet, dan sepatu karet
  4. menyingkirkan kabel dengan tongkat kayu
  5. memanggil ambulance

15.  Saat anda sedang periksa orang kecelakaan, saat anda sedang ditengah primary survey, teman anda mengatakan kalau di kaki pasien ada fraktur terbuka. Yang anda lakukan :

  1. melanjutkan primary survey terlebih dahulu
  2. menutup dengan kasa dan dibidai
  3. menyuruh teman anda mengerjakan
  4. memakaikan celana anti shock di daerah kaki
  5. segera “load & go”

16.  Seorang wanita umr 35 thn, mengeluh sakit kepala sebelah kanan yang terasa berdenyut,disertai mual muntah, penglihatan  kabur, pandangan berkunang2,, muka terasa baal. Obatnya adalah :

  1. Meloxicam
  2. ergotamin
  3. Prednison
  4. Ketoprofen

17.  Seorang pria umur 25 thn, kecelakaan motor tanpa memakai helm, pingsan 1 menit. Setelah sadar, megluh sakit kepala dan muntah. Ditemukan hematom di kepala bagian kiri. Rontgen ditemukan fraktur linier temporal kri. 3 jam kemudian, pasien mengeluh sakit kepala makin hebat, mual, muntah, hemiparese kanan, pupil kiri midriasis. Penatalaksanaan :

  1. berikan manitol
  2. berikan adona
  3. konsul dan cito operasi bore-hole
  4. berikan tramadol
  5. lumbal pungsi

18.  Seorang pria 35 thn, jatuh saat berkuda, leher terpuntir. Saat diperiksa, terdapat LMN, lengan terkulai dengan posisi pronasi, jari2 masih dapat bergerak, kulit lengan atas dan bahu terasa tebal, kaki normal. Diagnosis :

  1. Erb’s palsy
  2. Klumpke’s palsy
  3. HNP cervical
  4. Carpal tunnel palsy
  5. brown-sequard palsy

19.  Seorang pria 65 thn, mengelu perut makin membesar sejak 2 bln y.l. Mengaku pernah sakti kuning 5 tahun yang lalu, PD : ditemukan shifting dullness pada abdomen.  Diagnosis :

  1. sirosis hepatis
  2. kolangiokarsinoma
  3. multiple nekrosis hepar
  4. Perlemakan hepar

20.  Seorang wanita umur 65 thn, mengeluh perut membesar sejak 2 bln, berat badan makin menurun dengan cepat, anemis, lemah, mengaku pernah sakit kuning 5 thn y.l. PD : perabaan hepar noduler, keras, terdapat shifting dullness di abdomen. Diagnosis

  1. Hepatocelular karsinoma
  2. multiple sklerosis
  3. sirosis hepatis
  4. hepatitis viral

21.  Anak sesak, ditonsilnya ada selaput, diangkat berdarah à pemeriksaan?

  1. Apus tonsil

22.  Pria, tua, pernah diradioth/  di faring, sekarang ada plak warna putih di mukosa mulutnya, ga sakit n ga berasa, kalo diangkat bawahnya merah n muda berdarah. Th?

  1. Antibakteri
  2. Antijamur
  3. Insisi
  4. Eksisi

23.  Pria dengan tanda-tanda gangguan hati. Bbrp waktu yang lalu ditranfusi

  1. Hep A
  2. Hep B
  3. Hep D
  4. Hep G
  5. Hep F

24.  Pria, dengan riwayat HT, merasa nyeri dada setelah jalan 100m.  Nyeri kurang dari 5 menit dan membaik. EKG terdapat ST segmen depresi 0,5 mm.

  1. Angina stabil
  2. Angina tidak stabil
  3. Angina prinzmetal

25.  … (ge kebaca)

  1. Anemia defisiensi Fe
  2. Anemia aplastik
  3. Anemia sideroblastik
  4. Anemia perniciosa
  5. ..

26.  Vignett nyeri akut abdomen. Diagnosa?

  1. Pancreatitis
  2. Ulkus peptikum

27.  aPTT yang memanjang menandakan kelainan dimana?

  1. Defisiensi vit K
  2. Defisiensi f. III

28.  Gambaran radiologis cobble-stone + crift abses. Diagnosa?

29.  Chocolate cyst + infertilitas. Diagnosa?

  1. Sindrom Hein Leventhal

30.  Massa intraabdomen pada anak, BAK merah. Diagnosa?

31.  BAK merah + edema palpebra. Diagnosa?

  1. SNA
  2. SN
  3. GNA

32.  Infertilitas + obesitas + hiperandrogen. Diagnosa?

33.  ♀, 27 tahun, datang ke praktek dokter dengan keluhan benjolan pada leher depan. Semenjak hamil anak ke-1 1 tahun yang lalu terdapat benjolan pada leher depan, di kanan kiri trachea. Pada kehamilan yang kedua ini dia merasa dan melihat dari cermin, benjolan di lehernya membesar dengan cepat, meskipun dia sudah mengkonsumsi garam beryodium dari posyandu. Suami pasien bekerja sebagai buruh tani dan hanya bekerja bila disuruh orang lain. Tindakan apakah yang harus segera dilakukan terhadap pasien ini?

  1. Memberi tambahab yodium dalam garamnya
  2. Memberi susu sebagai makanan tambahan
  3. Memberi tambahan yodium dan susu
  4. Memberi tambahan T3 dari luar
  5. Memberi suntikan lipiodal

34.  Bahu, deltoid, triceps lumpuh, tapi jari tangan dapat digerakan dan pada posisi pronasi. Pasien jatuh dengan dengan bahu terlebih dahulu. Apa kelainannya

  1. Brown-sequard syndrome
  2. Erb’palsy
  3. Carpal Tunnel syndrome

35.  Atlet 18 tahun mati mendadak saat bermain basket. Kenapa?

  1. AMI
  2. floopy valve syndrome
  3. hipertrofi cardiomiopati

36.  Osteoporosis pada wanita 51 tahun. Menopause 50 tahun, jarang minum susu, perokok, ada hipertensi dengan pengobatan diuretik. Pada pemeriksaan terdapat hiperparatiroid. Apa yang menyebabkan osteroporosisnya

  1. Rokok
  2. Kurang susu
  3. Menopause
  4. Diuretik
  5. Hiperparatiroid

37.  Seorang pria umur 30 tahun datang ke praktek dokter untuk berkonsultasi karena akan bertugas ke Papua. Dia menanyakan obat profilaksis yang paling tepat mencegah malaria. Apakah obat yang menjadi pilihan utama untuk pasien ini?

  1. Hydroxychloroquine
  2. Doxycycline
  3. Halofantrine
  4. Mefloquine
  5. Pyrimethamine

38.  ♂, 62 tahun, kepala keluarga, menyandang DM dan HT sejak 2 tahun yang lalu. Gula darat dan tekanan darah pasien belum pernah terkontrol. Sebagai dokter keluarga, anda menyarankan pasien untuk diet dan olahraga selain penggunaan obat-obatan. Saudara merencanakan pertemuan dengan keluarga pasien. Apakah tujuan awal yang paling tepat diadakannya pertemuan keluarga pada kasus tersebut?

  1. Merencanakan penatalaksanaan penyakit pasien bersama keluarga
  2. Membicarakan efek samping obat yang diminum pasien
  3. Mencari anggota keluarga lain yang menyandang penyakit yang sama
  4. Membuat rencana rujukan jika terjadi komplikasi
  5. Mengetahui gaya hidup keluarga saat ini

39.  Pada saat berangkat ke tempat praktek, anda menjumpai kecelakaan. Sebuah mobil menabrak gardu listrik. Ada kabel tegangan tinggi yang menempel pada mobil dan korban terjebak didalamnya. Tindakan yang paling tepat?

  1. Memanggil perusahaan listrik untuk mematikan aliran listrik
  2. Menghubungi ambulans
  3. Menarik korban dari dalam mobil
  4. Memindahkan kabel dengan tongkat, sarung tangan karet
  5. Memindahkan kabel dengan tongkat, sarung tangan karet dan sepatu karet

40.  Anda melakukan survey primer pada seorang korban kecelakaan sepeda motor. Saat anda memeriksa leher, partner anda menyela dan memberitahukan bahwa kedua kaki bawahnya mengalami patah tulang terbuka. Apa tindakan yang paling tepat?

  1. Tutup dengan kasa dan pasang bidai
  2. Pasang celana antisyok dan kembangkan di bagian kaki saja
  3. Lanjutkan primary survey
  4. Meminta partner tersebut melanjutkan menangani
  5. Segera load and go

41.  ♀, 20 tahun, keluhan perdarahan dari hidung. Ptekie (+), demam (-). Trombosit= 20.000. terapi?

  1. Imunoglobulin
  2. Siklofosfamid
  3. Transfusi trombosit

42.  ♂, 4 tahun, labiognatopalatoskisis. Rencana operasi apa?

  1. Labio + palato
  2. Labio + rhino + palato
  3. Labio

43.  ♂, sering diam, sendiri, marah-marah. Terapi?

  1. SSRI + lithium
  2. Karbamazepin
  3. Lithium

44.  ♂, kelemahan pada keempat ekstremitas. Pemeriksaan neurologis (lupa). Pemeriksaan diagnosa apa yang menunjang?

  1. LCS
  2. Pemeriksaan darah
  3. Pemeriksaan urin

45.  ♂, sering tiba-tiba bengong, sering mengecap-ngecap. Pemeriksaan penunjang?

  1. EEG
  2. EKG

46.  ♀, nyeri perut kanan bawah. Anamnesa yang ditanya untuk …?

47.  Pasien tidak mau makan/minum pemberian orang lain, selalu mencurigai orang lain. Diagnosa?

  1. SR paranoid
  2. SR hebefrenik

48.  Labiognatopalatoskisis→tahapan operasi yang mana dulu

49.  Kapan labiognatopalatoskisis dioperasi pada anak-anak (rule of ten)

50.  ACE Inhibitor bikin batuk dengan mekanisme apa : penghambatan degradasi bradikinin

51.  Larva migran

52.  Skabies

53.  Brief psikosis

54.  Anemia → banyak soalnya, ada anemia defisiensi fe, anemia penyakit kronis, anemia aplastik, anemia pernisiosa, anemia mieloptisis, anemia pada gagal ginjal.

55.  Thalasemia

56.  ITP dan sekunder trombositopenic puerpura

57.  Hemofilia dan von Willenbrand disease cara membedakan dari aPTT dan PTT

58.  Krisis adrenal pada corticosteroid withdrawal

59.  Follow up molla hidatidosa ditujukan untuk deteksi dini keganasan

60.  KET

61.  Abortus

62.  Eklamsi, preeklamsi, pencegahan eklamsi pada pasien dengan G6 →sterilisasi

63.  Anak sesak nafas, tindakan pertama yang dilakukan, buka jalan nafas

64.  Pasien tertusuk paku pada  kaki kemudian timbul nanah, kehitaman, namun tidak nyeri, apa tindakan selanjutnya

65.  Ulkus durum, ulkus molle, ulkus pada ISK,

66.  Trichomonas vaginalis

67.  SJS→steroid atau cairan

68.  GCS

69.  Buerger disease→anamnesis apa yang penting

70.  Vesicobulosa→IgG interseluler ditemukan pada penyakit apa?

71.  Bioethic→maleficience, beneficience, autonomy, justice, contextual

72.  Statistik cara baca chi square, korelasi

73.  Ca mammae →jenis-jenis histopatologis dan gambaran klinisnya

74.  Ca paru yang berasal dari kavernae TBC, apa jenis histopatologisnya

75.  Pneumotoraks pada TBC

76.  Efusi pleura dan pleuropneumonia

77.  Otitis eksterna maligna, kolesteatoma atau bell’spalsy

78.  Kusta→terapi, klasifikasi, pemeriksaan

79.  Obat HT pada DM

80.  EKG → Right ventricular hipertrofi

81.  Aortic regurgitation

82.  Penyakit jantung rematik ada murmur, berasal dari manakah murmur tersebut. Dari mitral karena ada penjalaran ke aksila dengan punctum maximum pada apex

83.  Demam rematik akut

84.  Demam tifoid dengan peritonitis difusa

85.  Pada asma interleukin berapa yang berperan (1/2/3/4/5)

86.  Guillan Barre, dk dan pemeriksaan

87.  Diet pada hepatitis atau sirosis

88.  Diet rendah purin (sedikit, sedang, banyak)

89.  Saturday night palsy

90.  Lipotrofi

91.  Kalsifikasi paru pada pasien yang tiap hari minum multivitamin disebabkan hipervitaminosis apa

92.  Terapi migren

93.  Abses septal nasi

94.  Caldwell Waters

95.  Sinusitis pada penderita polip nasi

96.  Cluster headache

97.  Corpus alienum pada hidung anak

98.  Hidrokel

99.  Hernia inguinal lateral

  1. Burr hole pada EDH
  2. Pekerja pabrik kapas sesak, begitu pula rekan kerjanya. Apakah diagnosis saudara : Byssinosis, berryliosis, silikosis, asbestosis,
  3. Nefroblastoma
  4. Tetralogi Fallot
  5. SNA→ terapi dan diagnosa
  1. Seorang pria, 20 tahun, mengeluh bersin-bersin di pagi hari, ingus encer, hidung tersumbat, keluhan mengganggu aktivitas. Riwayat asma waktu balita (+). Terapi?
    1. avoidance, antihistamin, kortikosteroid, dekongestan
    2. avoidance + antibiotik
    3. avoidance + antibiotik + kortikosteroid + dekongestan
    4. avoidance + antibiotik + antihistamin + kortikosteroid
    5. avoidance + antibiotik + kortikosteroid
  1. Kasus sama seperti nomor 105. Sitokin apa yang paling banyak berperan?
    1. IL-1
    2. IL-2
    3. IL-3
    4. IL-4
    5. IL-5
  1. Seorang pria, 60 tahun, datang ke UGD dengan keadaan umum buruk, hampir seluruh tubuh penderita terdapat lepuh-lepuh, sebagian lepuh telah pecah dan meninggalkan kulit terkelupas. Pemeriksaan imunofluoresensi langsung didapatkan IgG dan C3. Diagnosis?
    1. Steven-Johnson syndrome
    2. TEN
    3. Bullous pemphigoid
    4. Pemfigus vulgaris
    5. Seorang perempuan, 30 tahun, datang ke UGD dengan keluhan utama sesak napas dan batuk sejak + 1 mgg SMRS. Keluhan disertai dengan nyeri dada kanan terutama saat menarik napas, lebih enak jika berbaring miring ke kanan. Pemeriksaan fisik didapatkan toraks kanan tampak lebih cembung, sela iga kanan melebar, palpasi sedikit nyeri di dada kanan, VF kanan melemah, pekak pada ICS IV ke bawah, auskultasi: bunyi napas menghilang pada daerah pekak. Kelainan?
      1. pneumonia
      2. TB paru
      3. Bronkitis
      4. Efusi pleura
  1. Seorang pria, 45 tahun, datang ke poliklinik dengan KU sesak napas. Penderita adalah seorang perokok berat. Dari foto toraks: corakan bronkovaskular kedua paru tampak kasar. Diagnosis berdasarkan temuan radiologi?
    1. pneumonia
    2. TB milier
    3. Bronkitis
    4. Efusi pleura
    5. Bronkopneumonia
  1. Seorang anak usia 2 tahun dibawa ke poliklinik dengan keluhan utama lebih kecil dari anak sebayanya. Diketahui riwayat sejak lahir: anak sering terlihat kebiruan pada ujung-ujung jari, lidah, mukosa mulut, dan sekitar mulut. Ketika anak sudah bisa berjalan dan berlari, anak sebentar-sebentar jongkok setelah berlari. Pemeriksaan fisik: sianosis pada ujung jari, mukosa mulut dan sekitar mulut. BJ S1 normal, S2 tunggal, bising ejeksi sistolik (+), punctum maximum di ICS 2-3 LSB. Foto: corakan bronkovaskular berkurang. Cor: apex terangkat, conus pulmonalis cekung, EKG: sinus ritmik, right axis, ……. Lab:……. DK?
    1. TOF
    2. Cyanotic spell
    3. Breath holding spell
    4. ….
    5. ….
  1. Anak perempuan dibawa ke UGD dengan keluhan panas badan sejak ….. Keluhan disertai dengan lutut kanan yang bengkak. Awalnya bengkak di siku kiri dan lutut kiri, kemudian hilang dan bengkak pindah ke lutut kanan. Setelah dilakukan pemeriksaan fisik didapatkan TNR = …, S=38.3 oC. Auskultasi jantung: bising holosistolik derajat IV/VI, punctum maximum di apeks, dengan penjalaran ke aksila. EKG …, interval P-R memanjang. Diagnosis mengarah ke?
    1. demam rematik
    2. penyakit jantung rematik
    3. d.  e. ….
  1. Kasus sama dengan no. 111, pada kasus diatas, kelainan terdapat di?
    1. katup mitral
    2. katup aorta
    3. katup trikuspid
    4. katup pulmonal
  1. Di desa X didapatkan jumlah kasus penyakit menular seksual sebagai berikut. Uretritis gonore … orang, uretritis non gonore … orang. 50 % pria aktif menggunakan kondom saat aktivitas seksual. Usaha di atas termasuk:
    1. health promotion
    2. specific protection
    3. prompt treatment
    4. disability limitation
    5. rehabilitation
  1. Seorang pria 35 tahun datang ke UGD dengan keluhan utama sesak napas saat bekerja. Keluhan disertai dengan sianosis tanpa trauma. Pemeriksaan fisik: toraks simetris, sonor, wheezing (+) di kedua lapang paru. Diagnosis:
    1. asma bronkiale
    2. TB milier
    3. Inhalasi gas beracun CO2
    4. Inhalasi gas beracun NH3

Soal-soal Try-Out UKDI Tipe 05

  1. Wanita 25 tahun datang dengan keluhan mata kanan merah, penglihatan tidak buram. Pada pemeriksaan fisik didapatkan hiperemis lokal di konjungtiva yang hilang dengan pemberian epinefrin. Penderita saat ini sedang dalam pengobatan TBC. Terapi yang tepat untuk diberikan pada penderita ini adalah:
    1. Antiinflamasi steroid
    2. Antiinflamasi nonsteroid
    3. Kortikosteroid
  1. Anak 12 kg, suhu 400C. Pemberian cairan 24 jam:
    1. 1350 cc
    2. 1500 cc
    3. 1300 cc
    4. 1250 cc
    5. 1050 cc
  1. Wanita sedang dalam persidangan atas tuntutan pembunuhan pada anak-anaknya. Penderita diperiksa secara rutin tentang psikologis, pernafasan dan jantungnya. Sifat pemeriksaan dokter keluarga tersebut di atas adalah:
    1. Comprehensive
    2. Continuity
    3. Holistic
  1. Seorang wanita, 57 tahun, nyeri perut kanan atas, menggigil, menjalar ke pinggang, perut terasa penuh, nyeri tekan perut kanan atas, ikterik. TB 160 cm, BB 74 kg.Diagnosa yang mungkin:
    1. Hepatitis
    2. Pankreatitis
    3. Gastritis
    4. Kolelitiasis
    5. Peritonitis
  1. Nyeri punggung bawah menjalar ke kaki. Rontgen didapatkan penyempitan T12-L1, terapi untuk mencegah penyakit tersebut:
    1. Vitamin A
    2. Vitamin B
    3. Vitamin C
    4. Vitamin D
    5. Vitamin E
  1. Seorang pria 57 tahun saudaranya berpenyakit jantung. Untuk mencegah penyakit serupa:
    1. Vitamin A dan C
    2. Vitamin B dan E
    3. Vitamin C dan E
    4. Vitamin D dan C
    5. Vitamin E dan A
  1. Anak kecil, jatuh, perdarahan sulit berhenti, saudara kandungnya juga mengalami perdarahan sulit berhenti. aPTT 50 s. Kelainan ini merupakan kelainan faktor pembekuan:
    1. IV
    2. V
    3. VI
    4. VII
    5. VIII
  1. Laboratorium anti HBs (+) artinya:
    1. Pernah menderita hepatitis, tapi sudah sembuh
    2. Pernah terpapar virus hepatitis
    3. Imun terhadap virus hepatitis
  1. 8 bulan yang lalu, sklera kunging, dengan HbsAg (+), anti HBs (+). Lab lain untuk menentukan tidak sedang menderita penyakit:
    1. Anti HBc
    2. HBeAg
    3. Anti HBe
    4. HBV DNA
    5. PCR
  1. Laboratorium pada hipertiroid”
    1. ­ TSH, ¯ fT4, ¯T3
    2. ­ TSH,
    3. ­ TSH, ¯
    4. ­ fT4, ¯ TSH
    5. ­TSH,
  1. Laki-laki 60 tahun mengeluh perut membesar sejak 6 bulan yang lalu. 5 tahun yll pernah sakit kung, nyeri perut. Pemeriksaan fisik: TBRS dbn, ikterik, spider nevi (+), ginekomastia (+), venektasi (+), ikterik, shifting dullness (+), periksa lab Apa:
    1. AST
    2. ALT
    3. Gama GT
    4. Aminotransferase
    5. Alkalifosfatase
  1. DM tipe 2 terkontrol, selalu < 120 mg/dL, tapi BB naik 4 kg dalam 1 bulan terakhir. Lab yang paling bagus untuk mengetahui respon penderita:
    1. HbA1c
    2. Gula darah puasa
    3. Gula darah sewaktu
    4. Tes toleransi glukosa oral
    5. C-peptida
  1. Tipe-tipe glaukoma?
  1. Antibiotik pilihan untuk dermatitis:
    1. Gentamisin
    2. Ceftriakson
    3. Klindamisin
    4. Eritromisin
    5. Penisilin
  1. SLE, penatalaksanaan:
    1. Beri NSAID, cek lab, RF
  1. pH urin rendah:
    1. asam lemah didarah
    2. sorbitol di darah
    3. laktat di darah
    4. benda keton
    5. asam amino dalam darah
  1. Anjuran diet gout?
  1. Scabies, obat:
    1. Hidrokortison
    2. Permetrin 5%
    3. Ichtiol
    4. Krotamiton
    5. Na tiosulfat
  1. Ibu usia 38 tahun anak 3, tujuan KB?
    1. Menghentikan kelahiran
  1. Rontgen: punched out, protein abnormal:
    1. Osteosarcoma
    2. Anemia hemolitik
    3. Multiple Myeloma
    4. Penyakit ginjal kronik
  1. Efek samping prednison:
    1. Orang tua pelupa
  1. Anti biotik untuk gizi buruk:
    1. Amoksisilin
    2. Kloramfenikol
    3. Kotrimoksazol
    4. Metronidazol
    5. Siprofloksasin
  1. Pria 25 tahun, tabrakan motor tanpa menggunakan helm, terjatuh, pingsan, kemudian sadar beberapa menit kemudian disertai pusing dan mual serta hematom pada pelipis kiri. Pasien masih dapat berjalan. 3 jam kemudian kesadaran menurun, terdapat kelemahan anggota gerak kanan. Pada hasil foto didapatkan garis fraktur pada temporal sinistra, midriasis pupil sinistra, kira-kira proses yang terjadi:
    1. Pecahnya a. Cerebralis anterior
    2. Pecahnya a. Cerebralis superior
    3. Pecahnya a. Ventriculostriata
    4. Pecahnya a. Mengea
  1. Seorang remaja usia 18 tahun mengeluhkan tungkai dan lengan bawahnya menjadi lemah sejak 1 minggu yang lalu. Keluhan awalnya dirasakan pada tungkai bawah, menjalar ke atas. OS memiliki riwayat batuk pilek pada 2 minggu sebelumnya selama 3 hari. Pemeriksaan motoris menurun, nervus cranialis tidak ada kelainan,. Apakah proses yang mendasari penyakit tersebut?
    1. Myelitis
    2. Myelopati
    3. Polineuropati
    4. Autoimun
  1. Komplikasi terberat pada pasien tersebut adalah:
    1. Polineuropati
    2. Gagal pusat pernapasan
    3. Gagal nafas perifer
  1. Gagal pusa Seorang pria 48 tahun datang dengan keluhan gerakan terasa kaku, mimik wajah terlihat seperti topeng, jari tangan sering mengetuk-ngetuk seperti sedang menghitung uang tanpa disadari, langkah menjadi pendek-pendek. Terapi yang diberikan untuk pasien tersebut:
    1. Metilergometrin
    2. Difenhidantoin
    3. Levodopa
  1. Seorang wanita, 48 tahun, telah 20 tahun bekerja sebagai buruh cuci merasa nyeri pada telapak tangan kanan, terutama jari I dan III. Jika dilakukan ketukan pada pergelangan tangan, reaksi pada jari I dan III, motorik tidak menurun. Apakah penyakit yang mendasarinya:
    1. Bells palsy
    2. Erbs palsy
    3. Carpal tunel syndrome
    4. Saturday night palsy
  1. Seorang pria, 35 tahun datang dengan keluhan penurunan kesadaran, E3M4V4, disertai demam 39,80C. Sejak beberapa hari sebelumnya penderita didiagnosa menderita otitis media purulen. Apa yang anda dapatkan pada pemeriksaan cerebrispinalis liquor?
    1. PMN­ , protein­, glukosa ¯
    2. Leukosit¯, protein¯, glukosa¯
    3. PMN normal, protein­, glukosa¯
  1. Seorang pria ditemukan mengambang di air. Tangan kiri kaku memegang rumput, sulit dilepaskan. Tangan kanan lemas. Jenazah ditemukan masih dalam keadaan segar:
    1. Kepala dan leher
    2. Dada, perut, kaki depan
    3. Punggung, leher, bokong
    4. Ada di ujung akral
  1. Seorang wanita 58 tahun nulipara, sudah 8 tahun tidak menstruasi, datang dengan keluhan bercak-bercak merah di kemaluan. Setelah diperiksa ternyata penderita menderita adenocarcinoma, penyakit yang mendasari;
    1. Endometritis
    2. Infeksi HPV
    3. Hipertrofi endometrium
  1. Wanita 35 tahun dirawat inap 1 bulan karena keluhan HIV/AIDS, terus mennggal. Bagaimana merawat jenazahnya:
    1. Clinical autopsy
    2. Clinal & forensic autopsy
    3. Membakar semua linen yang dipakai
    4. Menyuntik dengan formalin pada beberapa titik
    5. Memandikan dengan natrium hipoklorida
  1. Penyebab kematiannya:
    1. Tidak diberitahukan kepada Dinkes
    2. Tidak diberitahukan kepada dokter yang tidak merawat
    3. Tidak diberitahukan kepada keluarga
    4. Tidak diberitahukan kepada petugas jenazah
  1. Laki-laki, 30 tahun, gaduh, gelisah, datang dengan kedua tangan terikat, petani, tidak lulus SD, sering halusinasi, waham (+). Obat penenang:
    1. Clorpromazin
    2. Diazepam
    3. Luminal
    4. Lorazepam
    5. Phenytoin

Pertanyaan untuk soal 34-36:

Laki-laki meninggal, istrinya minta surat kematian, Riwayat hipertensi, namun tidak berobat.

  1. Pemeriksaan obyektif yang harus dilakukan:
    1. Pemeriksaan toksikologi
  1. Apa yang sebaiknya:
    1. Konsul dokter yang merawat sebelumnya
    2. Konsul dokter spesialis forensik
  1. Surat kematian harus dibuat karena alasannya:
    1. Surat kematian harus diserahkan ke Pemda
  1. Seorang anak dibawa ibunya ke UGD karena kesulitan bernafas. Pemeriksaan fisik: pseudomembran pada faring. Pemeriksaan yang dilakukan untuk menegakkan diagnosis:
    1. Gram
    2. ZN
  1. Seorang anak 4 tahun dibawa ibunya ke UGD dengan keluhan demam, sulit bernafas, batuk, mengorok, lesu. Pemeriksaan fisik: tonsil T3-T3, permukaan tidak rata. Diagnosa:
    1. Adenoitis hipertrofi
    2. Adenotonsilitis hipertrofi
    3. Tonsilitis hipertrofi
  1. Nyeri pinggang kiri, menjalar ke selangkangan, BAK berdarah. Nyeri ketok CVA -/+. Diagnosa:
    1. Hidronefrosis
    2. Batu ureter
    3. Pielonefritis
    4. GNA
    5. Tumor ginjal
  1. Anak, bengkak seluruh tubuh, berawal dari kelopak mata. Pemeriksaan apa yang mendukung diagnosis:
    1. Protein urin +4
    2. Kolesterol <100
    3. Kr urin <1,5
    4. Ureum
  1. Anak, demam, riwayat nyeri tenggorokan, sekarang datang dengan bengkak. BAK berdarah:
    1. Sindrom nefritis akut
    2. Sindrom nefrotik akut
  1. Laki-laki, 28 tahun, datang dengan penglihatan ganda (hemianopsia bilateral), sakit kepala, RM (+), kaku kuduk (+), Kernig (+):
    1. Tumor otak
    2. Abses otak
    3. Meningitis
    4. Ensefalitis
  1. Seorang wanita membawa hasil lab anti HBs (+) sekarang tidak ada keluhan. Artinya:
    1. Pernah terinfeksi dan sekarang mempunyai imunitas
    2. Pernah diimunisasi
    3. Virus mulai kebal
    4. Mempunyai kekebalan terhadap virus
  1. Wanita, pengobatan hepatitis 3 bulan, sekarang kontrol membawa hasil lab HbeAg (+). Artinya:
    1. Virus kebal terhadap pengobatan
    2. Sudah mempunya kekebalan terhadap virus hepatitis
    3. Hepatitis kronis
  1. Unjung kelingking kehitaman, riwayat merokok (+). Tindakan yang dapat dilakukan:
    1. Analgetik, debridement, nekrotomi
    2. Tidak dinekrotomi
  1. Laki-laki, tua, bengkak pada metatarsal I kaki kanan (ibu jari), kemerahan, nyeri tekan (+), Diet yang dianjurkan untuk pasien in:
    1. Purin
    2. Pirimidin
    3. Oksalat
    4. Purfirin
  1. Seorang wanita normal menikah dengan laki-laki buta warna. Bagaimana kemungkinan anak-anak perempuan mereka:
    1. 100% normal
    2. 75% carier, 25% normal
    3. 75% normal, 25% carier
    4. 100% carier
  1. Seorang wanita datang dengan DM, dokter menanyakan riwayat penyakit DM pada silsilah keluarganya. Tujuan:
    1. Mengetahui penyakit herediter pada keluarga tersebut
  1. Wanita, 50 tahun , tidak haid selama 6 bulan. Pemeriksaan lab yang menunjang:
    1. GnRH¯
    2. FSH­
    3. Estrogen­
    4. LH
  1. Wanita, tinggi, kurus, agak bongkok, datang dengan fraktur tulang lengan kanan setelah menahan badan karena terjatuh
    1. Osteoporosis
    2. Osteoporesis
  1. Laki-laki, nyeri pinggang kolok, BAK keluar pasir. Patofisiologi nyeri:
    1. Sumbatan di ureter
  1. Demam selang sehari atau 2 hari sekali. Riwayat ke Kupang:
    1. P. Falciparum
    2. P. Ovale
    3. P. Vivax
  1. Laki-laki, 3 tahun, ibu mengeluh adanya lemah, lesu, mudah terkena batuk, pilek dan demam, Pemeriksaan fisik: TB 70 cm, BB 7 kg, kulit kering, pecah-pecah, rambut merah jagung, mudah dicabut, edema kedua ekstremitas. Mekanisme edema pada pasien ini:
    1. Tekanan hidrostatik¯
    2. Permeabilitas kapiler­
    3. Hipoprotein
    4. Obstruksi limfe
    5. Retensi Na
About these ads

4 Responses to “SOAL UKDI 2”

  1. gout natural remedies…

    [...]SOAL UKDI 2 « Welcome To My Blog[...]…

  2. terima kasih

  3. makasi atas postingan soal-soalny, mas…

  4. Hi there, I found your blog via Google blogsearch and your post looks very interesting for me.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: