Welcome To My Blog
Assalamualaikum Wr. Wb.

balada puskesmas


senin, 12 April 2010

Sampai hari ini gw masih magabut dan gak ada kerjaan kecuali mengurus surat-surat ribet itu, tapi gw gak peduli, justru kesempatan ini gw manfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk berjalan-jalan keliling kabupaten pulang pisau ini.

Hari ini gw menghabiskan sepanjang sore dengam jalan-jalan sama temen satu rumah dinas gw, mama ndut dan mba may (nanti akan gw buat profil tentang orang-orang yang tinggal bareng gw) ke dua puskesmas di kecamatan pulang pisau, yaitu puskesmas jabiren dan puskesmas bereng.

Perjalanan pertama menuju ke puskesmas jabiren yang berjarak sekitar 1 jam dari kota pulang pisau dan 1 jam dari kota palangkaraya, puskesmas ini berada persis di sebelah kiri jalan trans Kalimantan yang menghubungkan antara palangkaraya dan Banjarmasin. Sepanjang perjalanan kesana, pemandangan di kanan dan kiri jalan hanya dihiasi hutan dan rawa-rawa, sesekali ada juga warung makan dan rumah penduduk, namun jarak antara satu rumah dengan rumah yang lain sangat jauh, mungkin sekitar 1 atau 2 km baru deh ada tetangganya hehe…

Kali ini gw jalan- jalan dengan menggunakan sepeda motor, mama ndut berboncengan dengan mba may, sedang kan gw sendirian. Sesampainya di sana kami ketemu dengan salah seorang perawat yang bertugas di puskesmas tersebut, dan beliau memberitahukan bahwa di puskesmas ini tidak memiliki dokter lagi, karena dokter ptt yang sebelumnya masa baktinya sudah habis, dan yang ada di situ hanya perawat saja, padahal puskesmasnya cukup besar loh, terdiri dari bangunan utama yang berisi poli umum, ruang dokter, kantor serta ruangan untuk rawat inap di bagian belakang puskesmasnya, bangunan lainnya adalah rumah dinas dokter dan rumah dinas perawat berjumlah sekitar 4 rumah dinas, sayangnya rumah dinas dokternya sudah lama sekali tidak ditempati, sehingga bangunannya menjadi rusak dan tidak dapat ditempati lagi, padahal bangunan tersebut di buat dari kayu ulin, yaitu sejenis kayu dari Kalimantan yang sangat kuat seperti kayu jati, disini kayu tersebut banyak digunakan untuk membangun rumah dan jembatan. Terdapat juga 2 mobil dinas ambulans di puskesmas itu, 1 mobil sudah rusak dan 1 mobil Toyota inova yang masih baru, bahkan plastik bangkunya masih ada yang disulap menjadi ambulans, kata perawatnya kalo gw mau kerja disitu, kunci mobil dinasnya akan langsung diserahkan buat gw hehehe…(jadi pengeen).

ini puskesmasnya

dan ini mobil dinas nya, keren kan??

Setelah puas ngobrol-ngobrol dan foto-foto, kami langsung berangkat lagi menuju puskesmas yang kedua yaitu puskesmas bereng, puskesmas ini sebenarnya lebih dekat dengan kota pulang pisau, hanya berjarak 10 menit dari pusat kota, namun kami memutuskan lewat jalan jalan lain yang lebih sulit melewati hutan-hutan di pinggir sungai Kahayan.

penulis dengan latar belakang sungai kahayan

Setelah melewati beberapa jembatan kayu dan jalan yang becek dan berlumpur sampailah kami di puskesmas itu, puskesmas kali ini bangunannya cukup bagus, namun lebih kecil dari puskesmas jabiren, ada 3 rumah dinas di belakang puskesmas yang kelihatannya juga sudah lama tidak ditempati, dokter yang ada di puskesmas ini juga hanya dokter gigi yang datang hanya seminggu sekali saja, sayang sekali emang, puskesmas sebagus itu tapi tidak ada dokter umumnya. Di samping puskesmas ini juga terdapat kantor KPU kabupaten pulang pisau. Setelah foto-foto sebentar kami lalu pulang dengan melewati jalan lain yang lebih dekat yang langsung tembus ke kota pulang pisau.

jalan menuju ke puskesmas bereng yang becek dan berlumpur

ini puskesmas bereng

sempet mampir sebentar di pelabuhan pulang pisau di pinggir sungai kahayan untuk foto-foto, lalu perjalanan kami diakhiri dengan makan malam di kota.

sunset di pelabuhan pulang pisau…mantaaaapp

Yaaah itulah perjalanan gw hari ini, ternyata masih banyak puskesmas yang masih kosong di kabupaten ini (ada sekitar 4 puskesmas), tapi yang hanya bisa gw datangin ya hanya dua itu, karena yang lain agak jauh dan jalannya masih jelek. Bahkan ada yang harus lewat sungai dulu. Hal ini membuktikan masih belum meratanya penyebaran tenaga medis di Indonesia, ini masih di Kalimantan, gimana dengan yang di Sulawesi atau di pedalaman papua sana?? Yaah semoga ke depannya tenaga medis di tiap-tiap daerah di negara ini sudah lebih merata, sehingga Indonesia menjadi lebih sehat lagi.

Oiya kata mama ndut besok kita mau jalan-jalan lagi ke kuala Kapuas…asyiiiiikk….

6 Responses to “balada puskesmas”

  1. Waaahhh kerja d puskes yg ada innovanya aja tuhhh…khan enak ada kunci mobil sendiri..hehe..bisa jalan2 sepulau kalimantam dehhh..
    Iyaa..gayanya selangit banget foto kmu!!! Kayak dimana ajeeee….

  2. gak nahan pengen ngomentarin penulisnya yang foto2 narcis kaya udah di luar negeri aja gayanya…ha..ha…

  3. Puk, tp knp ga masuk ke dlm pendaftaran ptt pusat y daerah itu? Hm..

  4. Wow.. puskesnya keren y fan.. mauuu.. apa gw pindah kesana aj y?

  5. wah, di balik semua keterbelakangannya, terdapat sisi sisi menarik sebenarnya. kalau untuk menjadi dokter, saya pasti tidak bisa, tapi untuk jadi sekretaris dokter, saya rasa saya bisa. bagaimana dr. Ifan, yang sudah pernah melihat kinerja saya di kantor? hehehe
    Kidding, Dok!

    untuk tinggal di pedalaman itu cukup menarik dan menantang. saya pernah kok tinggal di pedalaman juga kok.

    seneng ya.. Kalaupun ada yang sedih2, anggep aja itu bagian belajar, kalo ada yang menarik2 lainnya, dishare lagi ya.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: